LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri menegaskan pentingnya penanganan isu sampah yang hingga kini masih menjadi perhatian serius di Kota Balikpapan.
Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang membidangi persoalan persampahan untuk lebih aktif turun langsung ke lapangan.
Menurut Yusri, keterlibatan langsung OPD di tingkat kelurahan dan kecamatan sangat diperlukan guna memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah, termasuk penerapan bank sampah dan pemilahan sampah dari rumah tangga.
“Isu sampah ini masih hangat di Kota Balikpapan. Kami minta OPD terkait bisa langsung terjun ke kelurahan dan kecamatan untuk mensosialisasikan bank sampah serta tata cara pemilahan sampah yang benar,” ujarnya Kamis (19/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini Balikpapan telah memiliki sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang diharapkan mampu membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir. Bahkan, TPST terbaru telah hadir di wilayah Balikpapan Utara.
Yusri berharap keberadaan TPST baru tersebut dapat dimaksimalkan melalui penyuluhan dan pemberitahuan yang berkelanjutan kepada masyarakat.
Dengan edukasi yang tepat, warga diharapkan lebih sadar dan terlibat aktif dalam memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada partisipasi masyarakat.
” Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” tandasnya.
Komisi III DPRD Kota Balikpapan, lanjut Yusri, akan terus mendorong penguatan program pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan di Kota Balikpapan.(*/Adv/DPRD Balikpapan)















