BALIKPAPAN, lintasraya.com – Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo memimpin serah terima jabatan dan tradisi korps 4 pejabat di Aula Makodam VI/Mlw, Senin (26/9/2022).
Seremonial ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Nomor : Kep/510/VI/2022 mengenai rotasi jabatan di lingkup TNI AD.
Keempat jabatan tersebut adalah Danrem 092/Mrl, Kabintaljarahdam VI/Mlw, Kaajendam VI/Mlw dan Kahubdam VI/Mlw.
Dalam keterangan tertulis, serah terima jabatan Danrem 092/ Maharajalila dipegang oleh Kolonel Arm Ari Eatefanus menggantikan Brigjen TNI Rifki. Kemudian jabatan Kahubdam VI/Mlw dijabat oleh Letkol Chb Arief Budiman menggantikan Kolonel Chb Dwi Hartantyo.
Sementara itu jabatan Kabintaljarahdam VI/Mlw yang semula di jabat oleh Kolonel Inf T. Bayu Wahyu Murwanto digantikan oleh Letkol Inf Azif Rizal. Serta jabatan Kaajendam VI/Mlw yang sebelumnya Kol Caj Anthony Tambunan kini diamanahkan kepada Letkol Caj Donny Satrianda Fauzi.
“Dinamika yang terjadi secara berkelanjutan, aspek personel, situasi dan kebutuhan organisasi merupakan implementasi peran, fungsi dan tugas dari TNI AD yang harus diwujudkan dalam mendukung kesuksesan tugas pokok Kodam VI/Mlw”, kata Pangdam.
Selanjutnya Pangdam menjelaskan bahwa dengan adanya sertijab tersebut menunjukkan bahwa proses regenerasi para pejabat berjalan dengan baik sesuai pola pembinaan personel dan satuan. Selain itu, Sertijab juga merupakan bagian dari Tour Of Duty dan Tour Of Area untuk menambah bekal pengalaman.
“Saya menaruh harapan besar kepada pejabat baru untuk memberikan gagasan yang konstruktif, inovatif dan kreatif serta senantiasa memiliki komitmen dan integritas yang kuat serta selalu melaksanakan yang terbaik saat melaksanakan tugas,” jelasnya.
Diharapkan, dengan wawasan, pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki menjadikan bekal yang membangun untuk bertugas di tempat yang baru.
“Kepada para pejabat baru saya ucapkan selamat bertugas. Jabatan yang telah dipercayakan ini adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan baik dan dipertanggungjawabkan bukan saja kepada pimpinan, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Pangdam. (jan)















