PENAJAM, lintasraya.com – Tingkatkan kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menerapkan Absensi (Finger Print) pada seluruh satuan perangkat daerah mulai tingkat Kabupaten hingga tingkat Kelurahan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten PPU Ahmad Usman, Kamis (25/04/2024).
Ahmad Usman mengungkapkan bahwa penerapan sistem finger print sebelumnya sudah diterapkan dibeberapa Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) namun belum sepenuhnya merata untuk ditingkat kelurahan.
“Sebelumnya sudah ada, dari tahun-tahun sebelumnya itu sudah diterapkan tetapi belum semua, dan saat ini alhamdulillah sudah semua sampai di kelurahan,” ungkapnya.
Menurutnya, penerapan finger print terkait adanya pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) untuk semua pegawai, dan diharapkan ada peningkatan kinerja serta pelayanan sehingga apa yang menjadi tupoksi disetiap skpd dapat berjalan dengan baik.
“TPP kan sudah diberikan, dan itu akan disesuaikan dengan kinerja dan tingkat kehadiran mereka, kalau kehadirannya kurang atau sering terlambat maka akan ada potongan dari TPPnya,” jelasnya.
“Jadi dengan adanya finger print ini akan ketahuan siapa yang kurang disiplin,” tambahnya.
Meskipun dngan adanya finger print serta pemotongan tunjangan kata dia, belum cukup membuat semua pegawai bisa disiplin.
“Masih ada juga yang bandel, sehingga kedepannya mungkin akan ada sanksi lain yang akan diberikan, baik berupa teguran bahkan bisa berujung pada pemecatan,” pungkasnya.(*/ADV/DiskominfoPPU)















