LINTASRAYA.COM, PENAJAM – Dalam upaya menanggulangi inflasi yang kian meningkat di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Dinas Pertanian (Distan) PPU berencana membagikan 1000 bibit cabai ke setiap kecamatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan PPU, Gunawan, mengungkapkan bahwa penyerahan bibit cabai akan dilakukan pada akhir September dan akan difokuskan kepada kelompok-kelompok wanita yang aktif memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam.
“Kami sudah menyiapkan bibit cabai yang akan diserahkan pada 30 September nanti. Dengan kegiatan ini, kami berharap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bercocok tanam dan mengelola pekarangan rumah,” jelasnya.
Gunawan menekankan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga untuk membantu masyarakat mengurangi pengeluaran akibat kenaikan harga bahan pokok.
“Dengan menanam cabai sendiri, masyarakat bisa mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah yang sering kali mengalami fluktuasi harga,” tambahnya.
Pemberian bibit cabai ini merupakan bagian dari strategi Pemkab PPU dalam menghadapi tantangan inflasi yang telah berdampak pada berbagai sektor, termasuk pangan. Menurut Gunawan, saat ini masyarakat menghadapi tekanan ekonomi yang cukup berat, sehingga diperlukan langkah-langkah konkret untuk meringankan beban mereka.
“Kami juga akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat tentang cara menanam dan merawat tanaman cabai agar hasil panennya optimal,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, Distan PPU juga berencana untuk melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk kelompok wanita, untuk memastikan keberhasilan program ini. “Kami ingin menjadikan program ini sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar. Dengan kolaborasi yang baik, kami yakin program ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tutup Gunawan.
Diharapkan, langkah ini bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi permasalahan inflasi serta meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten PPU.(*/ADV/DiskominfoPPU/wan)















