LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menekankan pentingnya percepatan penanganan banjir dan peningkatan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Ia menyatakan bahwa masalah genangan air masih menjadi kendala signifikan bagi masyarakat, terutama saat hujan deras melanda sejumlah wilayah di Balikpapan.
“Balikpapan masih menghadapi permasalahan banjir di berbagai titik. Ini harus menjadi prioritas utama dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Fauzi, Sabtu (8/2/2025).
Menurutnya, permasalahan banjir tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah kota. Oleh karena itu, ia berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah provinsi untuk membantu Kota Balikpapan dalam membangun sistem drainase yang lebih baik dan lebih efektif.
Fauzi menegaskan bahwa perencanaan yang matang dan alokasi anggaran yang memadai diperlukan untuk menangani banjir secara komprehensif. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mencari solusi jangka panjang.
“Pemkot Balikpapan perlu berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim dalam merancang masterplan drainase kota yang lebih efektif dan efisien. Pendanaan dari provinsi sangat diharapkan agar program penanganan banjir dapat berjalan optimal,” tegasnya.
Selain penanganan banjir, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama Fauzi. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan akses pendidikan agar semua anak di Balikpapan mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan.
“Pemerintah perlu terus memperbaiki fasilitas sekolah agar daya tampung meningkat dan semua anak dapat bersekolah dengan layak,” katanya.
Fauzi menilai bahwa pemerataan pendidikan harus menjadi prioritas agar tidak ada lagi daerah yang mengalami kekurangan fasilitas pendidikan. Menurutnya, fasilitas sekolah yang memadai dan nyaman akan mendorong semangat belajar siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Selain infrastruktur, Fauzi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pengajar. Menurutnya, kompetensi guru sangat berpengaruh pada kualitas pendidikan yang diterima oleh para siswa. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru harus menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Dinas Pendidikan harus memastikan bahwa guru-guru kita memiliki kompetensi yang mumpuni. Pelatihan dan workshop perlu diadakan secara berkala agar mereka dapat mengikuti perkembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang lebih inovatif,” ujarnya.
Fauzi meyakini bahwa dengan adanya langkah konkret dalam menangani banjir dan meningkatkan kualitas pendidikan, Kota Balikpapan akan semakin maju dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak lepas dari dukungan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar banjir tidak semakin parah, serta mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di kota ini.
“Kita semua harus berkolaborasi dalam menciptakan Balikpapan yang lebih baik. Semua elemen masyarakat perlu berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan memberikan dukungan kepada dunia pendidikan,” pungkas Fauzi.
DPRD Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan masyarakat, terutama dalam sektor penanggulangan banjir dan pendidikan. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan Balikpapan dapat menjadi kota yang lebih maju, aman, dan sejahtera.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















