LINTASRAYA.COM, BATULICIN – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kalimantan Selatan dengan segera mengenergize Gardu Induk (GI) 150 kV Batulicin Baru.
Proyek ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam memastikan sistem kelistrikan tetap stabil, terutama menjelang bulan Ramadhan yang identik dengan peningkatan konsumsi listrik.
Untuk memastikan kesiapan proses energize, PLN UIP KLT melalui PLN UPP Kalbagtim 4 (UPP KLT 4) bersama dengan PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah (PLN UID Kalselteng) serta PLN Unit Induk Penyaluran dan Pengaturan Beban Kalimantan (PLN UIP3B Kalimantan) melakukan site visit pada Rabu (19/02). Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan akhir terhadap infrastruktur dan peralatan guna memastikan seluruh aspek teknis telah sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Manager UPP Kalbagtim 4, Rizal Hikmahtiar, menegaskan bahwa seluruh tim telah bekerja maksimal untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana.
“Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan optimal, menjunjung tinggi keselamatan kerja, serta memastikan sistem siap beroperasi dengan andal setelah energize,” ujar Rizal.
Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Raja Muda Siregar, menyampaikan bahwa GI 150 kV Batulicin Baru memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Kalimantan Selatan.
“Proyek ini menjadi tonggak penting dalam pemenuhan kebutuhan listrik yang terus meningkat. Dengan sinergi kuat antara unit-unit PLN Group, kami optimistis proses energize dapat terlaksana sesuai target,” ungkap Raja.
Keberhasilan energize GI 150 kV Batulicin Baru akan memberikan dampak signifikan terhadap sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan Selatan. Selain meningkatkan keandalan pasokan listrik, proyek ini juga diharapkan dapat mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan energi di sektor industri dan rumah tangga.
PLN UIP KLT memastikan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan agar seluruh tahapan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana. Dengan langkah ini, PLN optimistis dapat menghadirkan layanan listrik yang lebih andal dan stabil, terutama menjelang Ramadan.(*/ADV)















