LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Laisa Hamisa, menggelar reses masa sidang III tahun 2024/2025 di Perumahan Palm Hill, Gang Topas RT 8, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kamis (28/8/2025) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Balikpapan Selatan, Ketua DPD PKS Kota Balikpapan Sonhaji,
Perwakilan PTMB, Dinas Perhubungan (Dishub) dan tamu undangan lainnya.
Dalam pertemuan itu, sejumlah warga menyampaikan aspirasi, salah satunya Ketua RT 8, Alimudin. Ia mengeluhkan masalah genangan air di pintu masuk Perumahan Palm Hill yang kerap terjadi akibat drainase yang tidak berfungsi optimal.
“Sebelah kanan jalan tidak ada parit, sedangkan di kiri ada, tapi tidak lancar sehingga menimbulkan genangan atau banjir. Perlu dibangun kembali agar masalah banjir bisa teratasi,” ungkapnya.
Selain persoalan banjir, warga juga meminta pembangunan posyandu yang sudah lama diusulkan melalui musrenbang, namun hingga kini belum terealisasi. “Sebelumnya terkendala lahan, tapi sekarang sudah ada lokasi. Tinggal pembangunannya saja,” kata Alimudin.
Menanggapi hal tersebut, Laisa Hamisa menegaskan bahwa persoalan banjir di RT 8 disebabkan minimnya drainase. Ia juga mempertanyakan status penyerahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) dari pengembang kepada Pemerintah Kota Balikpapan.
“Ternyata memang belum diserahkan. Meski begitu, masalah banjir ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kami tetap akan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar banjir tidak terus terjadi,” ujarnya.
Laisa menambahkan, upaya perbaikan drainase di wilayah tersebut sudah mulai mendapat titik terang. “Alhamdulillah tahun ini akan dilaksanakan di RT 8,” jelasnya.
Terkait posyandu, ia memastikan akan mendorong agar segera terealisasi. “Insyaallah akan kami perjuangkan. Paling tidak, lahannya harus jelas dan dihibahkan,” tambahnya.
Sementara itu, Laisa juga katakan, Dishub berkomitmen merealisasikan empat titik Penerangan Jalan Umum (PJU) dari total 12 usulan warga. Untuk persoalan air bersih, Laisa menyebut pasokan di RT 8 sudah aman. Namun, warga di RT 5 dan RT 6 masih terkendala karena belum memiliki pipa induk.
“Pasokan air diharapkan bisa bertambah setelah pengembangan embung Aji Raden selesai,” ujarnya.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi Jalan Daksa dan pelayanan Puskesmas Sepinggan. Laisa menyebut jalan masih menjadi tanggung jawab pengembang sehingga belum bisa ditangani langsung pemerintah.
“Adapun pelayanan kesehatan, kami harapkan agar dapat ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(*/ADV/DPRDBalikpapan/Ko)















