LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Puskesmas Sepinggan kembali melanjutkan rangkaian Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan menyambangi SDN 011 Balikpapan Selatan pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 1 hingga kelas 5 sebagai upaya memberikan perlindungan dini terhadap penyakit berbahaya, terutama difteri dan tetanus.
Dalam pelaksanaannya, siswa kelas 1 menerima vaksin DT (Difteri–Tetanus), sementara siswa kelas 2 hingga kelas 5 mendapatkan vaksin TD (Tetanus–Difteri). Perbedaan keduanya terletak pada komposisi dosis, di mana vaksin DT memiliki kandungan difteri lebih tinggi, sedangkan vaksin TD diberikan sebagai dosis penguat dengan kandungan tetanus yang lebih dominan.
dr Annisa Hidayati, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sepinggan yang memimpin kegiatan hari ini, menjelaskan bahwa pemberian vaksin menjadi kunci penting untuk mencegah munculnya kembali penyakit yang sebenarnya sudah jarang ditemukan.
“Imunisasi ini adalah langkah pencegahan yang sangat vital. Difteri dan tetanus memang sudah rendah kasusnya, tetapi bukan berarti hilang sepenuhnya. Begitu ada satu kasus saja, itu sudah masuk kategori KLB. Karena itu vaksin perlu diberikan sesuai jadwal, terutama untuk anak usia sekolah,” tegas dr Annisa.
Ia juga menekankan bahwa sebagian besar kasus difteri yang masih ditemukan berasal dari anak yang belum pernah menerima imunisasi lengkap.
“Kedua penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi berat, bahkan kematian. Namun kabar baiknya, keduanya bisa dicegah dengan vaksin yang aman dan efektif. Itulah mengapa kami terus mendorong cakupan imunisasi yang tinggi melalui BIAS,” tambahnya.
Menurut dr Annisa, antusiasme siswa dan dukungan pihak sekolah turut membantu kelancaran kegiatan. Ia berharap cakupan imunisasi di wilayah Balikpapan Selatan dapat terus meningkat sehingga anak-anak memiliki perlindungan optimal.
Puskesmas Sepinggan memastikan akan melanjutkan monitoring dan edukasi kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas kesehatan anak sekolah, sekaligus mendukung target nasional dalam mengeradikasi difteri dan tetanus.
Dengan pelaksanaan BIAS di SDN 011, diharapkan semakin banyak anak di Balikpapan yang mendapatkan imunisasi lengkap dan terhindar dari penyakit berbahaya yang dapat dicegah.(*/ADV/puskesmas Sepinggan)















