LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Komisi IV DPRD Kota Balikpapan menyoroti meningkatnya aktivitas anak jalanan yang terlihat di sejumlah persimpangan lampu lalu lintas selama bulan Ramadan. Pemerintah kota diminta segera mengambil langkah penanganan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Sofian Jufri, mengatakan kemunculan anak jalanan setiap Ramadan bukanlah hal baru. Meski demikian, ia menilai persoalan tersebut tidak boleh terus berulang tanpa solusi yang jelas.
“Setiap Ramadan jumlah anak jalanan biasanya meningkat, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Ini harus menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan keselamatan dan masa depan anak-anak tersebut,” ujarnya di Kantor DPRD Balikpapan, Kamis (12/3/2026)
Menurut Sofian, keberadaan anak-anak di jalan raya memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan mereka maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, aktivitas meminta-minta di jalan dinilai tidak memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.
Ia menilai upaya penanganan tidak cukup hanya melalui penertiban sementara. Pemerintah daerah perlu melakukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui kerja sama lintas instansi.
Sofian mendorong adanya koordinasi antara Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Pendidikan, serta pihak kelurahan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap anak-anak yang turun ke jalan.
“Penanganannya tidak bisa hanya dirazia lalu dilepas kembali. Harus ada pembinaan, pendampingan kepada keluarga, serta solusi ekonomi bagi orang tua mereka. Kita perlu mengetahui akar permasalahannya, apakah karena faktor ekonomi, lingkungan, atau kurangnya pengawasan keluarga,” jelasnya.
Ia menegaskan Komisi IV DPRD siap mendukung penguatan program perlindungan anak dan pemberdayaan keluarga kurang mampu, baik melalui pengawasan anggaran maupun kebijakan yang diperlukan.
Selain itu, Sofian juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung memberikan uang kepada anak-anak di jalan. Menurutnya, tindakan tersebut dikhawatirkan justru mendorong anak-anak untuk terus berada di jalan.
“Jika ingin berbagi di bulan Ramadan, sebaiknya disalurkan melalui lembaga resmi atau program sosial yang jelas agar lebih tepat sasaran,” katanya.
Sofian menambahkan Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, termasuk memastikan anak-anak mendapatkan hak mereka atas pendidikan dan perlindungan yang layak.
Ia berharap pemerintah kota segera melakukan koordinasi lintas sektor untuk merumuskan langkah cepat sekaligus solusi jangka panjang agar fenomena anak jalanan tidak terus menjadi persoalan yang berulang setiap tahun.
“Anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai mereka kehilangan masa depan karena kurangnya perlindungan dari kita semua,” tutupnya.(*/Adv/DPRD Balikpapan)















