BALIKPAPAN, lintasraya.com – Legislatif dapil Balikpapan barat lakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2023.
Kali ini, Musrenbang tersebut melibatkan beberapa dinas terkait serta komponen perangkat daerah lainnya. Diantaranya, lurah, LPM dan camat Balikpapan barat. Tak hanya itu, tampak hadir juga Kepala Bappeda Litbang Murni, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim).
Sementara legislatif dapil barat dihadiri wakil ketua DPRD Balikpapan Budiono dan anggota komisi II DPRD Balikpapan Taufiq Qul Rahman.
Budiono mengatakan, dalam Musrenbang kali ini ada 54 usulan pembangunan dari enam kelurahan. Yang meliputi usulan tahun sebelumnya dan usulan baru. Bahka, menurut politisi dari Fraksi Partai PDIP ini pembangunan akan diperluas, khususnya rencana pembangunan jembatan Baru ulu – Kariangau.
“Perluasan jembatan Baru ulu ke Kariangau ini sangat perlu dan prioritas, agar terjadi pemerataan pembangunan,” jelasnya, usai menghadiri Musrenbang di hotel blue Sky, (25/1/2023).
Sementara, untuk pembangunan yang sudah terealisasi di 2022 lalu, ada dua proyek pembangunan. Yaitu, pembangunan rumah sakit dan sekolahan di Balikpapan barat.
Kemudian, dibidang kesehatan pun demikian, sebab saat ini puskesmas di kelurahan Margasari masih menyewa. Karena lokasi yang lama sudah tidak laik.
“Memang Baru sebulan puskesmas menyewa di ruko, tapi ini juga sangat prioritas. Untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Tapi ini tidak masuk dalam usulan Musrenbang hari ini. Nanti coba kita usulkan melalui usulan DPRD,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Murni menambahkan, seperti biasa Musrenbang mayoritas pembangunan fisik. Sementara yang non fisik sudah diakomodir masing-masing OPD.
Disinggung indikator usulan yang prioritas, dirinya menyebut, akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.
“Apalagi setiap tahunnya, jumlah usulan terus bertambah. Namun tetap mengacu pada kondisi keuangan daerah. Tapi saat ini PAD (Pendapatan Asli Daerah) digenjot, DBH (dana bagi hasil) dari pemerintah provinsi dan pusat bertambah berkat fiskal Pemkot Balikpapan kuat,”(*/San)















