BALIKPAPAN, lintasraya.com – Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S.sos jalani Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Perdana dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Balikpapan, Selasa (14/2/2023).
Pelaksanaan coklit ini disaksikan Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha dan Ketua Bawaslu Balikpapan, Agustan beserta rombongan di Ruang Rapat Gabungan DPRD Balikpapan.
Disela proses Pencoklitan Abdulloh mengatakan, Perlunya pendampingan terhadap petugas Pantarlih, karena politisi partai berlambang pohon beringin ini menganggap hasil dilapangan masih belum maksimal.
“Pengalaman saya dilapangan, masih banyak warga yang belum terdata. apabila wacana petugas Pantarlih tahun ini hanya satu orang setiap RT. Saya menyarankan agar ada pendamping Pantarlih. Sehingga kinerja lebih teliti dan data lebih akurat,” jelasnya.
Menurutnya, satu petugas pantarlih belum maksimal. Contohnya, ada kemungkinan pantarlih meminta Ketua RT untuk mengumpulkan warganya yang seharusnya datang ke rumah warga langsung.
“Jadi itu usulan saya, semoga data pemuktahiran ini. Bukan juga berpacu pada data capil, tapi langsung door to door. agar terdata semua di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing,” ucapnya.
Selain itu, ia menekankan pantarlih agar masyarakat yang berdomisili di Kota Balikpapan harus bisa berpartisipasi sebagai pemilih.
“Untuk teknisnya saya kurang tahu, tapi bagaimana caranya KPU dan Bawaslu Kota Balikpapan bisa mengakomodinir semua warga. Intinya warga diperjuangkan sebagai pemilih,” tambahnya.
Menurut Abdullah, temuan dilapangan hasil random cukup banyak warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Jadi hal ini perlu dipertimbangkan karena saya sudah turun di lapangan dan mendata, ini yang terjadi sekarang,” ucapnya.
Sementara itu Ketua KPU Noor Thoha menyampaikan, sesuai aturan yang lebih dahulu dilakukan Pencoklitan adalah kepada Kepala Daerah, Ketua DPRD atau tokoh masyarakat.
“Harapannya, dengan adanya cocklit kepada mereka, bisa membuka hati masyarakat untuk welcome kepada Pantarlih yang datang kerumah untuk pendataan,” ucapnya.
Menanggapi usulan dari ketua DPRD Balikpapan terkait pendampingan Pantarlih, Thoha menyebut, sangat mendukung demi maksimalnya pendataan DPT warga Balikpapan. Apalagi beban kerja pantarlih tidak terlalu berat untuk melakukan pendataan, karena ditiap TPS maksimal yang akan didata bekisar 300 pemilih. Namun dirinya akan berkoordinasi dan mengevaluasi lagi dengan pihak terkait. Tentang penambahan pendampingan Pantarlih ini.(*/ADV/ San)















