BALIKPAPAN, lintasraya.com – Ketua DPD Partai NasDem Balikpapan, Ir. H. Ahmad Basir, ST. IPM., Asean Eng, jalani Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan.
Pencoklitan yang dilakukan tim Pantarlih (Panitia Pendaftaran Pemilih) Balikpapan, yang dikomandoi ketua KPU Balikpapan Noor Thoha, berlangsung di kediaman Ahmad Basir di komplek perumahan BDS II kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan pada Jumat (17/2/2023) siang.
Ahmad Basir menyambut baik, kerjakeras tim Pantarlih kota Balikpapan dalam memastikan tahapan pesta demokrasi 2024 mendatang dapat berjalan dengan baik dan lancar. Karena pendatan ini merupakan langkah dasar untuk memastikan hak pilih masyarakat terpenuhi disaat di TPS.
“Ini sangat penting sekali, jangan sampai masyarakat yang memiliki hak pilih tapi tidak mendapatkan kertas suara. Akibat tidak terdaftar,” kata pria yang akrab disapa AHB ini, usai menjalani Pencoklitan di kediamannya.
Yang tidak kalah pentingnya lagi, kata ketua DPD NasDem Balikpapan ini, bagaimana caranya agar masyarakat datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.
“Semoga pesta demokrasi tahun depan, tingkat partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilihnya lebih tinggi lagi. Apalagi ini pesta demokrasi lima tahun sekali. Sangat disayangkan jika kerjakeras tim KPU dari pusat hingga ke daerah namun masyarakat tidak antusias dalam menggunakan hak pilihnya,” ungkap AHB didampingi sang istri.
Dirinya, pun akan melanjutkan informasi Pencoklitan ini ke konstituennya dan memastikan seluruh anggotanya terdaftar sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap), mengingat AHB merupakan ketua DPD partai NasDem di Balikpapan.

Sementara itu, Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha menambahkan, Hari ini diagendakan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat di Balikpapan untuk melakukan Pencoklitan. Agar menjadi contoh bagi masyarakat Balikpapan bahwa Coklit ini kerja pemerintah nasional.
“Jadi, kami berharap para tokoh-tokoh masyarakat yang sudah kami Coklit dapat memberikan imbauan kepada masyarakat. Apalagi para tokoh partai politik ini memiliki konstituen. Untuk memastikan seluruh anggotanya terdaftar,” jelas Thoha.
Karena, lanjut Thoha ketika daftar pemilih sudah terdaftar jaminan ketersediaan surat suara dipastikan ada. Jika sebaliknya, mereka masih berkesempatan untuk memilih dengan syarat diatas jam 12 siang. Karena menunggu ketersediaan kertas suara.
“Nah, kalau sampai jam 12 siang surat suaranya habis ya enggak bisa memilih,” ucapnya.
Apalagi, Balikpapan memiliki jumlah tenagakerja dari luar daerah yang cukup besar. Maka, pihaknya akan menyiapkan TPS khusus.
“Untuk jumlah TPS khusus ini belum bisa dipastikan berapa banyaknya. Sasaran kami, seperti rutan sudah pasti, bandara, disekitar kampus, proyek-proyek nasional. Seperti RDMP dan IKN. Jadi, kami berharap kepala proyek atau ketenagakerjaannya aktif berkomunikasi dalam memberikan data kepada kami. Sebagai permohonan mendirikan TPS khusus,” jelasnya.
Thoha menambahkan, tentang warga yang telah berpindah dari daerah asal ke Balikpapan untuk segera mengurus administrasi berkas kepindahannya.
“Kalau mereka sudah mengurus dan mengantongi KTP atau surat keterangan di Balikpapan pasti bisa mendapat 5 surat suara, tapi kalau belum mengurus bisa memilih tapi hanya satu surat suara untuk pilpres saja,” bebernya.
Untuk batas Pencoklitan ini kata, Thoha akan berlangsung hingga 14 Maret 2023 mendatang. Setelah itu akan dirangkum menjadi DPS (daftar Pemilih Sementara) dan diumumkan ke masyarakat.
“Jadi, tolong masyarakat juga mengawal hal ini, apakah sudah betul nama alamat mereka. Khususnya para parpol, pastikan kantong-kantong konstituennya sudah masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap),” pungkasnya.(*/San)















