LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN– Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, menegaskan pentingnya pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan keluarga di Kota Balikpapan.
Menurutnya, keberadaan RTH tidak hanya berfungsi sebagai area penghijauan, tetapi juga sebagai sarana rehabilitasi, olahraga, serta ruang bermain anak yang mendukung tumbuh kembang dan produktivitas mereka.
“Ruang terbuka hijau itu penting, bukan hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk kebutuhan anak-anak kita. Mereka bisa bermain, beraktivitas, dan mengembangkan kreativitasnya, tidak hanya bergantung pada gawai atau telepon seluler,” ujar Yusri Kamis (19/2/2026).
Ia menambahkan, RTH juga menjadi ruang interaksi sosial antara anak dan orang tua, sehingga dapat mempererat hubungan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
Selain menyoroti pentingnya RTH, Yusri juga menyinggung komitmen bersama menjadikan Balikpapan sebagai kota “Maize”. Namun, ia menekankan agar konsep tersebut tidak hanya menguntungkan segelintir pengusaha besar.
“Kita sepakat Balikpapan adalah kota Maize. Namun tantangan ke depan adalah bagaimana konsep ini benar-benar mampu menggerakkan pelaku UMKM di Kota Balikpapan,” tandasnya.
Ia berharap, kebijakan yang diambil pemerintah daerah dapat memberikan ruang yang adil dan proporsional bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Yusri menegaskan, DPRD akan terus mengawal kebijakan pembangunan kota agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas, baik dalam penyediaan fasilitas publik seperti RTH maupun dalam penguatan sektor ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM.(*/Adv/DPRD Balikpapan)















