LINTASRAYA.COM, SAMARINDA – Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) pada Bidang Pembudayaan Olahraga sebut ada banyak kegiatan yang sudah dilakukan.
Dikatakan Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar, pada bidangnya ada pembinaan iman dan taqwa.
“Ada pekan kreativitas seleksi, ada penyadaran pemuda. Penyadaran itu ada empat tingkatan kabupaten/kota,” kata Hasbar, Jumat (1/11/2024).
Kemudian, dilaporkan ada New Talent yang kapasitasnya se-Kaltim. Ada tujuh kategori lomba, fastival musik, pelatihan kajian kreator.
“Kita disini pada peningkatan skil ada semua. Lebih fleksibel bagian pembudayaan itu,” jelasnya.
Hasbar menjelaskan, Bidang Pembudayaan sendiri tidak membina atau membawahi organisasi. Itu ada di Bidang Pengembangan Pemuda.
“Lifeskill itu masuk di pengembangan, pemberdayaan saja kalau kita. Memang beda tipis sih bidang kami,” tegasnya.
Bila dibayangkan, Bidang Pembudayaan yang melakukan perekrutan atau bibit awal. Kemudian pengembangannya ada di Bidang Pengembangan.
“Jadi kita dari nol, setelah ada 2-5 kan mereka akan lanjut ke 10, itu di pengembangan. Kita ada kesinambungan dalam kegiatan dimasing-masing bidang,” tuturnya.
Pelatihan-pelatihan yang baru berjalan menjadi wewenang dan ranah dari Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim.
“Kalau kami kemarin soal penyadaran itu terkait dengan penyalahgunaan narkoba sama potensi terorisme,” bebernya.
Dalam penyadaran potensi terorisme ini, pihaknya memberi tahu lebih detil tentang bahayanya dan cara penanggulangannya.
“Makanya narasumber kita kan dari Densus 88, dari mantan terorismenya juga ada,” lanjutnya.
Tetapi, dikatakan Hasbar, hasilnya nanti tak bisa dideteksi, meski jumlahnya dia bisa sampaikan. Disetiap kegiatan, setidaknya ada 200 orang meramaikan.
“Yang mengikuti kegiatan itu, dengan rentang waktu 16-30 tahun, sesuai dengan Undang-Undang kepemudaan,” pungkasnya.(*/ADV/Dispora Kaltim/anr)















