BALIKPAPAN, lintasraya.com – Sedikitnya 28 murid dan 8 orang guru SD dan SMP 021 Teluk Waru, Kariangau, Balikpapan Barat yang menaiki sebuah kapal kelotok usai proses belajar dibuat panik, Senin (15/9/2022) sore.
Penyebabnya, kapal kelotok yang mereka naiki mengalami kebocoran di kawasan perairan Teluk Waru sekira pukul 14.45 Wita.
Guru SD 021 Balikpapan Barat, Angga mengatakan, kejadian bermula saat para murid dan guru menaiki kapal usai proses belajar mengajar di Teluk Waru. Dengan tujuan Kampung Baru, Balikpapan Barat.
“Kami pulang sekolah naik kelotok dari SD dan SMP 021 Teluk Waru. Di tengah perjalana, kapal mengalami kebocoran,” kata Angga.
Beruntung nahkoda dengan cepat menyandar kapal ke tepi pohon mangrove untuk menyelamatkan penumpang yang didominasi anak-anak dan remaja.
“Pas sudah di tepi, kami semua naik ke ranting mangrove. Dan menghubungi Tim SAR unutk menyelamatkan. Selang beberapa tim tiba,” ungkapnya.
Diketahui, alat transportasi air memang sudah rutin digunakan oleh para guru dan murid untuk menuju ke SD dan SMP 021 Teluk Waru, Kariangau, Balikpapan Barat.
Jalur tersebut lebih cepat untuk ke Teluk Waru, ketimbang lewat jalur darat. “Kami setiap hari pulang pergi memang menggunakan kelotok,” pungkasnya. (jan)















