LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Momen Ramadan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian saat memasak untuk berbuka puasa dan saat sahur.
“Menjelang buka puasa dan sahur, aktivitas memasak meningkat, dan sering kali masyarakat dalam kondisi lelah sehingga terjadi kelalaian. Kami mengimbau agar warga selalu memastikan kompor dan sumber api lainnya benar-benar mati setelah digunakan,” ujar kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali.
Ia menjelaskan, Untuk mengantisipasi risiko kebakaran, BPBD telah melakukan sosialisasi sebelum Ramadan dengan menggunakan mobil unit yang berkeliling di setiap kecamatan. Imbauan disampaikan melalui pengeras suara di lokasi-lokasi padat penduduk dan pusat keramaian seperti pasar dan mal.
“Kami memberikan peringatan kepada masyarakat agar lebih waspada, terutama di wilayah yang rawan kebakaran. Tujuannya agar masyarakat lebih peduli terhadap keselamatan mereka sendiri dan lingkungan sekitar,” tambahnya, Senin (3/3/2025).
Menurut data BPBD, jumlah kasus kebakaran selama Ramadan dan Lebaran dalam dua tahun terakhir menunjukkan tren penurunan. Hal ini diyakini sebagai hasil dari peningkatan sosialisasi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya tindakan pencegahan.
“Kesadaran masyarakat semakin meningkat, apalagi dengan adanya sosialisasi rutin dari BPBD. Namun, kami tetap mengingatkan agar warga tidak lengah karena kebakaran bisa terjadi akibat hal-hal kecil seperti lupa mematikan kompor atau ketiduran saat memasak,” jelasnya.
Selain kelalaian manusia, cuaca juga menjadi faktor yang mempengaruhi potensi kebakaran. Saat musim kemarau dengan suhu panas tinggi, risiko kebakaran meningkat. Namun, BPBD menegaskan bahwa sebagian besar kebakaran yang terjadi selama Ramadan lebih disebabkan oleh faktor kelalaian dalam penggunaan api dibandingkan faktor cuaca.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan, serta menghindari pembakaran sampah di dekat pemukiman yang bisa memicu kebakaran lebih luas.
“Kami berharap Ramadan tahun ini berjalan lancar tanpa adanya kejadian kebakaran yang bisa merugikan masyarakat. Jika ada kondisi darurat, segera hubungi BPBD atau pemadam kebakaran terdekat,” tutupnya.(*/ADV/Diskominfo Balikpapan/wan)















