Kamis, Februari 26, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home HUKUM & KRIMINAL

Demi Cuan, Istri Teman Dirampok Lalu Digorok

admin by admin
29 Agustus 2022
in HUKUM & KRIMINAL, KUTIM
45 4
0
Demi Cuan, Istri Teman Dirampok Lalu Digorok

Tim Macan Polres Kutim bersama Polsek Bengalon saat mengamankan Rendi. (istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

KUTIM, lintasraya.com – Misteri pembunuhan seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Mampang, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bernama Khadijah (38) pada, Rabu (24/8/2022) lalu akhirnya terungkap. Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Kutim bersama Polsek Bengalon berhasil mengamankan pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pelaku bernama Randi Saputra (21) warga Desa Sekerat.

Dalam press rilis yang disampaikan langsung oleh Kapolres Kutim AKBP Anggoro Wicaksono pada, Senin (29/8/2022) pagi tadi. Motif pembunuhan yang dilakukan Randi terhadap Khadijah, karena faktor ekonomi. Sehingga Randi nekat merampok dan menghabisi nyawa Khadijah dengan cara menggorok lehernya menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang.

“Tujuannya ingin memiliki uang serta handphone milik korban,” ungkap Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Damus Asa dan Kasat Reskrim IPTU I Made Jata Wiranegara pada awak media di Mapolres Kutim.

Untuk diketahui, pembunuhan sekaligus perampokan yang dilakukan Rendi terjadi di belakang kontrakan milik saudara Amir di Muara Mampang Dusun Sekerat Pantai. Ketika itu tubuh Khadijah ditemukan tergeletak di samping tandon dengan kondisi bersimbah darah dan tertutup kain sarung oleh sekelompok pria yang sedang mencari jaringan telepon. Dan dari hasil olah TKP, diketahui kalau Khadijah telah menjadi korban pembunuhan.

Setelah melakukan olah TKP, Kasat langsung bergerak cepat bersama Tim Macan Kutim dan Polsek Bengalon untuk menyelidiki kasus pembunuhan ini. Sampai akhirnya pada Sabtu (27/8/2022) dini hari sekitar pukul 05.00 Wita. Rendi berhasil diringkus tim gabungan saat sedang tidur dirumahnya. Bahkan Rendi pun mengakui kalau dialah pelaku pembunuhan serta perampokan itu.

“Saat pelaku kita amankan. Kita temukan barang bukti berupa dompet dan 2 unit handphone milik korban. Serta parang sepanjang 54 centimeter yang digunakan pelaku menghabisi korban, termasuk sepeda motor pelaku,” urai Kapolres.

Dari hasil pemeriksaan, Rendi terpaksa menghabisi nyawa Khadijah karena terdesak masalah ekonomi. Karena istrinya meminta dirinya mencari uang untuk membayar cicilan sepeda motor selama 2 bulan dan susu anak.

“Pengakuan pelaku karena ekonomi. Jadi saat meninggalkan rumah, pelaku pergi dan ijin sama istrinya untuk bekerja mematok lahan. Sehingga saat itu pelaku keluar sambil membawa parang,” katanya.

“Padahal, tujuan pelaku membawa parang adalah untuk mencari mangsa untuk dirampok. Dan kebetulan yang pelaku lihat di TKP adalah korban. Istri dari teman kerja pelaku sendiri,” sambung Anggoro.

Sekedar diketahui, Rendi bukan seorang pengangguran. Ia bekerja sebagai sekuriti di sebuah perusahaan, tempat suami Khadijah juga bekerja. Dan sebelum nyawa Khadijah dihabisi oleh Rendi secara keji. Saat itu Khadijah sedang mencari jaringan seluler dan bermain handphone di lokasi kejadian.

“Kebetulan saat itu pelaku juga di TKP sedang main game di handphonenya. Dan ketika korban lengah, pelaku langsung membacok hingga menggorok leher korban. Setelah korban tak bernyawa, pelaku sempat memeriksa isi dompet korban dan isinya hanya Rp 35 ribu,” bebernya.

Selanjutnya Rendi pergi meninggalkan jasat Khadijah yang bersimbah darah. Namun sebelumnya, Rendi lebih dulu menyembunyikan dompet milik Khadijah serta parangnya di pohon berduri sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

“Dari hasil visum, ditemukan banyak luka robek pada tubuh korban. Dan yang paling parah adalah di leher. Panjang robeknya mencapai 17 centimeter,” ucap Kapolres.

Ia menambahkan saat ini Rendi sudah diamankan di Mapolres Kutim. Rendi dijerat dengan Pasal 338 Jo Pasal 365 KUHP tentang pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan. (*/bsg/wan)

Tags: Kutim
admin

admin

Next Post
Perampok di Sebulu Kepergok Warga, Mobil dan Hasil Rampokan Ditinggal Kabur

Perampok di Sebulu Kepergok Warga, Mobil dan Hasil Rampokan Ditinggal Kabur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 138 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Dari Safari Ramadan, Pesan Harmoni Digaungkan

Dari Safari Ramadan, Pesan Harmoni Digaungkan

24 Februari 2026
9,8 Ton Cap Tikus Gagal Beredar di Samarinda 

9,8 Ton Cap Tikus Gagal Beredar di Samarinda 

23 Februari 2026
Genap 50 Tahun DLU ! Hangatkan Silaturahmi Bersama Agen dan Ekspedisi Jelang Mudik 2026

Genap 50 Tahun DLU ! Hangatkan Silaturahmi Bersama Agen dan Ekspedisi Jelang Mudik 2026

21 Februari 2026
Mudik 2026 ! DLU Balikpapan Prioritaskan Keselamatan, Tambah Trip dan Diskon 20 Persen

Mudik 2026 ! DLU Balikpapan Prioritaskan Keselamatan, Tambah Trip dan Diskon 20 Persen

21 Februari 2026

Recommended

Dari Safari Ramadan, Pesan Harmoni Digaungkan

Dari Safari Ramadan, Pesan Harmoni Digaungkan

24 Februari 2026
503
9,8 Ton Cap Tikus Gagal Beredar di Samarinda 

9,8 Ton Cap Tikus Gagal Beredar di Samarinda 

23 Februari 2026
503
Genap 50 Tahun DLU ! Hangatkan Silaturahmi Bersama Agen dan Ekspedisi Jelang Mudik 2026

Genap 50 Tahun DLU ! Hangatkan Silaturahmi Bersama Agen dan Ekspedisi Jelang Mudik 2026

21 Februari 2026
508
Mudik 2026 ! DLU Balikpapan Prioritaskan Keselamatan, Tambah Trip dan Diskon 20 Persen

Mudik 2026 ! DLU Balikpapan Prioritaskan Keselamatan, Tambah Trip dan Diskon 20 Persen

21 Februari 2026
513
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat