LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Dalam menghadapi meningkatnya jumlah pendatang yang berusaha mencari kehidupan baru di Kota Balikpapan, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan berkomitmen untuk menangani permasalahan sosial, terutama pendatang yang terlantar.
Pertumbuhan populasi yang pesat di daerah ini, khususnya sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, membawa tantangan baru bagi pemerintah setempat.
Kepala Dinsos Kota Balikpapan, Edy Gunawan, mengungkapkan bahwa banyak pendatang yang datang dengan harapan mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Sayangnya, tidak semua berhasil, dan beberapa di antaranya berakhir terlantar.
“Kami menyaksikan bahwa sejumlah pendatang tidak mendapatkan keberuntungan, sehingga mengalami kesulitan hidup di Balikpapan,” ungkap Edy, Jumat (11/10/2024).
Dalam upaya memberikan solusi, Dinsos Balikpapan menyediakan tempat tinggal sementara dan makanan bagi pendatang yang mampu membuktikan kondisi mereka.
Sementara itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi dan instansi untuk membantu pendatang menemukan pekerjaan di kota tersebut. Edy menambahkan, “Kami juga berusaha menyediakan tiket pulang bagi mereka yang ingin kembali ke daerah asal, dengan melakukan koordinasi dengan Dinsos Provinsi dan paguyuban setempat.”
Sejak beberapa bulan terakhir, Dinsos Balikpapan telah berhasil membantu ratusan pendatang terlantar. Salah satu contoh konkret adalah saat Dinsos menawarkan tenaga kerja untuk proyek pembangunan ruko di Grand City. “Kami memperkenalkan pekerja yang terlantar kepada kontraktor, dan mereka diterima untuk bekerja,” jelasnya.
Dinsos Balikpapan tidak hanya mengandalkan proses pemulangan, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan pekerjaan yang layak bagi pendatang. “Kami akan terus mencari cara untuk mengatasi masalah pendatang terlantar agar tidak menambah beban sosial di Balikpapan,” tambah Edy.
Namun, Edy menegaskan pentingnya melakukan pengecekan dan pendataan sebelum menerima mereka yang mengaku terlantar. “Kami tidak ingin semua orang mengaku terlantar tanpa bukti yang jelas, karena ini bisa menjadi masalah baru,” tegasnya.
Melalui langkah-langkah strategis ini, Dinas Sosial Kota Balikpapan berupaya menciptakan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mendukung pendatang yang membutuhkan, sambil menjaga ketertiban sosial di kota yang terus berkembang ini.(*/ADV/diskominfo Balikpapan)















