LINTASRAYA.COM BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan atlet muda daerah.
Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut terlihat dalam gelaran Kejuaraan Bulutangkis Wali Kota Cup 2025 yang resmi ditutup pada Senin, 13 Oktober 2025, di Lapangan Tenis Indoor Balikpapan.
Penutupan turnamen dilakukan oleh Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, didampingi Ketua Harian PBSI Balikpapan, Sugianto. Kompetisi yang berlangsung sejak 10 Oktober ini diikuti oleh 335 atlet dari berbagai klub bulutangkis di seluruh wilayah Balikpapan.
Dalam sambutannya, Ratih menyampaikan apresiasi atas semangat juang para peserta yang telah menampilkan performa terbaik selama pertandingan. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang tahunan, melainkan bagian penting dari proses pembinaan dan pencarian bibit unggul untuk masa depan olahraga Balikpapan.
“Turnamen seperti ini sangat penting sebagai sarana pembinaan berkelanjutan. Kami ingin para atlet tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga siap bersaing di level provinsi bahkan nasional,” ujar Ratih.
Menurutnya, pelaksanaan Wali Kota Cup juga menjadi ajang uji kemampuan dan pemantapan atlet muda yang diproyeksikan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang rencananya akan digelar di Kabupaten Paser.
“Kejuaraan ini menjadi tolok ukur kesiapan atlet Balikpapan menghadapi event olahraga yang lebih besar. Melalui kompetisi semacam ini, kami berharap muncul generasi atlet tangguh yang mampu membawa nama baik kota,” tambahnya.
Ratih juga memberikan apresiasi kepada panitia dan PBSI Balikpapan yang berhasil menggelar turnamen dengan lancar. Ia berharap semangat kompetitif dan sportivitas yang ditunjukkan para atlet dapat terus dijaga, sembari mengingatkan agar para pemain tidak cepat berpuas diri.
“Prestasi harus diikuti dengan konsistensi latihan dan mental juara. Kami ingin para atlet tetap fokus mengembangkan diri dan menjaga tren positif untuk menghadapi ajang-ajang berikutnya,” tuturnya.
Dengan berakhirnya Wali Kota Cup 2025, Disporapar berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah regenerasi atlet muda dan penguatan ekosistem olahraga di Kota Balikpapan.
(*/ADV/Disporapar Balikpapan)















