LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) kembali memperluas ruang publik kreatif bagi masyarakat. Setelah sukses dengan Taman Bekapai dan Balikpapan Tennis Stadium (BTS), kini Disporapar tengah menyiapkan area baru di kawasan Stadion Batakan sebagai pusat aktivitas olahraga, UMKM, dan hiburan masyarakat.
Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot dalam menghadirkan ruang publik yang inklusif dan produktif.
“Yang saya apresiasi, ruang kreatif pertama kita di taman itu sudah sukses. Masyarakat sudah bisa berolahraga, ada UMKM-nya, berbagai atraksi, serta kegiatan masyarakat yang bisa kolaborasi di sana. Nah, ini yang akan kita lanjutkan di Batakan,” jelas Ratih, Senin (14/10/2025).
Menurutnya, konsep yang diterapkan di Batakan akan serupa dengan yang sudah berjalan di Taman Bekapai dan BTS. Kegiatan olahraga seperti senam bersama, jogging, dan atraksi komunitas olahraga akan dikolaborasikan dengan keberadaan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal.
“Kami atur termasuk instruktur senam siapa yang bertugas di sana, jadi seluruh instruktur bisa bergiliran dan ikut menggerakkan masyarakat. Kemarin saya sudah survei ke Batakan, melihat langsung trek lari dan fasilitasnya agar semua bisa digunakan oleh berbagai kelompok usia,” tambahnya.
Ratih menyebutkan bahwa area Stadion Batakan akan ditata lebih optimal dengan melibatkan pelaku UMKM di sekitar kawasan. Keberadaan ruang kuliner dan atraksi diharapkan bisa menciptakan daya tarik baru di wilayah Balikpapan Timur.
“Konsepnya sama seperti di Bekapai. Ada sport-nya, ada UMKM-nya, dan ada atraksi. Jadi masyarakat bisa berolahraga sekaligus menikmati suasana santai. Ini juga bisa memecah keramaian yang biasanya terpusat di kawasan kota,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan olahraga masyarakat akan difokuskan pada hari Minggu pagi dan sore agar tidak mengganggu aktivitas di sekitar kawasan Stadion Batakan yang kini juga menjadi venue pertandingan Liga 2 Indonesia.
“Kita atur waktunya agar tidak bentrok dengan kegiatan pertandingan. Masyarakat tetap bisa berolahraga dengan nyaman tanpa mengganggu jalur keluar-masuk stadion,” terang Ratih.
Selain olahraga, area sekitar Stadion Batakan juga akan disiapkan untuk tenant kuliner dan pelaku UMKM lokal. Saat ini Disporapar tengah menyiapkan penataan lokasi serta menyesuaikan dengan rencana tata ruang kota.
“Kami masih menunggu proses penataan dan koordinasi terkait jalan akses dan area jogging track. Tapi yang jelas, harapan kami ini bisa jadi ruang pemberdayaan masyarakat seperti di BTS, yang sekarang sudah ada 20 pelaku UMKM aktif di sana,” tutupnya.
Dengan konsep terpadu antara olahraga, ekonomi kreatif, dan rekreasi, kawasan Stadion Batakan diharapkan menjadi ikon baru ruang publik Balikpapan Timur, sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk beraktivitas sehat dan produktif.(*/ADV/Disporapar Balikpapan)















