BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan memastikan bahwa pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur terus berjalan sesuai rencana.
Diketahui saat ini, proyek pembangunan rumah sakit tersebut sedang dalam tahap tender untuk Detail Engineering Design (DED), yang merupakan langkah penting sebelum memasuki fase konstruksi.
Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, mengungkapkan bahwa anggaran untuk penyusunan DED yang telah dialokasikan oleh pemerintah kota Balikpapan sebesar Rp 2,6 miliar.
“Proses tender saat ini sudah memasuki tahap daftar pendek. Tender jasa konsultasi memang dilakukan dalam dua tahap, yakni daftar panjang dan pendek. Kami berharap bulan ini seluruh proses bisa diselesaikan,” jelas Alwiati, (16/08/2024).
Penyusunan DED diperkirakan akan memakan waktu sekitar empat bulan, dan diharapkan dapat selesai sebelum akhir tahun 2024. Setelah DED selesai, pembangunan fisik rumah sakit yang direncanakan sebagai rumah sakit kelas C ini akan dimulai pada tahun 2025.
Alwiati menambahkan, Meskipun detail seperti jumlah lantai yang akan dibangun belum dapat dipastikan, Alwiati menekankan bahwa semua keputusan akan didasarkan pada hasil DED yang juga mempertimbangkan kondisi lahan yang tersedia. Rumah sakit ini direncanakan akan dibangun di kawasan Jalan Kacang, Kelurahan Lamaru, di atas lahan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Balikpapan.
Pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Balikpapan Timur dan sekitarnya. Ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Balikpapan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dan memberikan pelayanan yang lebih dekat dan terjangkau bagi warganya.
Dengan perkembangan yang berjalan sesuai rencana, DKK Balikpapan semakin optimistis bahwa proyek ini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Balikpapan Timur.(*/ADV/San)















