LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan melalui Komisi II mendorong perbaikan infrastruktur sebagai upaya untuk mengembangkan sektor pariwisata.
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Subari, menegaskan bahwa infrastruktur yang memadai menjadi kunci dalam meningkatkan daya tarik wisata di kota ini.
“Tanpa infrastruktur yang baik, sektor pariwisata sulit berkembang secara optimal. Akses jalan yang memadai, fasilitas parkir yang luas, dan penerangan yang cukup sangat dibutuhkan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan,” ujar Subari dalam wawancara, Selasa (18/2/2025).
Subari menjelaskan bahwa sejumlah destinasi wisata di Balikpapan, terutama yang berada di kawasan Balikpapan Selatan dan Manggar, masih menghadapi kendala infrastruktur yang kurang memadai. Kondisi jalan yang sempit dan rusak kerap menghambat akses wisatawan ke lokasi wisata tersebut.
“Beberapa akses jalan menuju tempat wisata kondisinya sempit dan rusak. Kami di Komisi II DPRD Balikpapan akan mendorong pemerintah kota untuk segera melakukan perbaikan, agar wisatawan bisa berkunjung dengan nyaman dan aman,” tambahnya.
Selain akses jalan, Komisi II DPRD Balikpapan juga menyoroti kebutuhan akan fasilitas pendukung lainnya, seperti tempat parkir yang memadai, toilet umum yang bersih, serta fasilitas kebersihan di area wisata.
“Fasilitas ini penting untuk memastikan kenyamanan pengunjung. Jika mereka merasa nyaman, tentu mereka akan kembali berkunjung dan merekomendasikan kepada orang lain, yang pada akhirnya akan meningkatkan jumlah wisatawan,” lanjut Subari.
Subari menilai bahwa perbaikan infrastruktur pariwisata tidak hanya berdampak pada kenyamanan pengunjung, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ketika aksesibilitas meningkat dan fasilitas pendukung memadai, wisatawan akan lebih tertarik untuk mengunjungi destinasi di Balikpapan. Hal ini tentu berdampak pada sektor ekonomi, terutama bagi UMKM lokal yang bergerak di bidang pariwisata,” jelasnya.
DPRD Balikpapan berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah kota agar mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata. Langkah ini dinilai sangat penting dalam memaksimalkan potensi wisata Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN).
Sebagai langkah konkret, Subari menyatakan bahwa Komisi II DPRD Balikpapan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan program perbaikan infrastruktur bisa berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan bahwa perbaikan infrastruktur ini terencana dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan. Oleh karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan stakeholder pariwisata,” tutup Subari.
Dengan dorongan dari DPRD Balikpapan dan sinergi dengan pemerintah kota, diharapkan perbaikan infrastruktur pariwisata bisa segera terwujud, sehingga sektor pariwisata di Balikpapan dapat berkembang lebih pesat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















