LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Meningkatnya aktivitas memasak selama bulan Ramadan membuat masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi kebakaran di rumah. Imbauan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Laisa Hamisah.
Menurut Laisa, aktivitas menyiapkan hidangan berbuka puasa maupun sahur biasanya meningkat selama Ramadan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko kebakaran jika penggunaan peralatan dapur tidak diperhatikan dengan baik.
“Pertama kami ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Alhamdulillah hari ini sudah hari ke-15, mudah-mudahan ibadah kita semuanya lancar,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi kompor dan tabung gas dalam keadaan aman sebelum digunakan. Warga diminta memeriksa kemungkinan kebocoran pada tabung gas maupun selang kompor untuk mencegah terjadinya kebakaran.
“Kompor gas itu, tabung gasnya, perhatikan jangan sampai ada yang bocor. Kemudian selang-selang kompor gasnya juga diperhatikan,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mengatur besar kecilnya api saat memasak serta tidak meninggalkan dapur tanpa pengawasan ketika kompor masih menyala.
“Kalau masak juga apinya jangan terlalu besar. Kemudian jangan ditinggalkan kalau sedang memasak,” tambahnya.
Laisa juga meminta orang tua memastikan anak-anak tidak berada terlalu dekat dengan area dapur saat proses memasak berlangsung karena dapat membahayakan keselamatan.
Di samping itu, ia mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah. Kabel dan colokan listrik yang digunakan secara berlebihan atau melebihi kapasitas dapat menimbulkan panas dan memicu kebakaran.
“Kabel-kabel dan colok-colokan itu juga jangan sampai overload. Kalau panas bisa menimbulkan kebakaran,” ujarnya.
Ia berharap dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap peralatan dapur maupun instalasi listrik, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman tanpa terganggu oleh musibah kebakaran.(*/Adv/DPRD Balikpapan)















