LINTASRAYA.COM BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan kembali menyoroti kabel-kabel udara yang semrawut di berbagai ruas jalan. Selain merusak estetika kota, kondisi kabel yang menggantung tidak rapi juga dinilai mengancam keselamatan masyarakat.
Sekretaris Komisi III DPRD Balikpapan, Ari Sanda, mengungkapkan pihaknya sudah berulang kali meminta penjelasan dan langkah konkret dari pihak-pihak terkait, terutama PT Telkom Indonesia yang memiliki sebagian besar jaringan kabel di lapangan.
“Persoalan kabel yang melilit dan menggantung ini sudah sering kami bahas dan sampaikan kepada Telkom. Kami sudah bersurat dan mengundang untuk diskusi, tetapi tidak pernah direspons serius,” ujar Ari Sanda, Senin (6/10/2025).
Ia menyebut ketidakhadiran Telkom dalam beberapa rapat resmi DPRD menjadi catatan tersendiri. Padahal, keluhan masyarakat terus bermunculan terkait kabel yang tidak terawat bahkan sebagian sudah tidak berfungsi namun masih bergelantungan di jalanan.
“Aduan dari warga tetap ada. Ini menyangkut keselamatan dan wajah kota, tetapi Telkom terkesan abai,” tegasnya.
Menurut Ari, kondisi ini sudah lama menjadi masalah yang merusak pemandangan kota, terutama di kawasan utama. Kabel-kabel yang seharusnya dibongkar atau ditata ulang justru dibiarkan bergelantungan hingga menambah kesan semrawut.
Sebagai pembanding, Ari mencontohkan kota-kota lain seperti Batam dan Bandung yang telah menata kabel dengan sistem bawah tanah sehingga membuat wajah kota lebih bersih dan rapi.
“Kalau kita lihat Batam sudah banyak yang pakai kabel bawah tanah. Di Bandung, khususnya kawasan Dago, sudah tertata baik sehingga estetika kotanya terjaga,” tambahnya.
DPRD menegaskan akan mendorong penataan kabel udara, dimulai dari kawasan prioritas seperti Jalan MT Haryono dan Sepinggan, yang menjadi pintu masuk kota melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman.
“Kami ingin penataan dimulai dari kawasan strategis yang sering dilihat tamu dan pendatang. Balikpapan harus tampil bersih dan bebas kabel semrawut,” pungkas Ari.(*/ADV/DPRD Balikpapan)















