LINTASRAYA.COM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendorong Bank Kaltimtara untuk lebih inklusif dalam memberikan akses pembiayaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono, saat menghadiri peringatan HUT ke-60 Bank Kaltimtara di Kantor Cabang Balikpapan, Kamis (16/10/2025).
Menurutnya, meskipun Bank Kaltimtara memiliki peran strategis sebagai lembaga keuangan daerah, proses penyaluran kredit bagi pelaku usaha kecil masih tergolong ketat dan belum sepenuhnya berpihak pada sektor UMKM.
“Kebijakan kredit sudah berjalan, tapi masih terlalu selektif. Padahal pelaku usaha kecil di bawah ini butuh dorongan agar bisa tumbuh. Persyaratan kredit sebaiknya disederhanakan agar tidak memberatkan,” ujar Budiono.
Ia menegaskan, sebagai bank milik daerah, Bank Kaltimtara tidak hanya berfungsi sebagai mitra transaksi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, tetapi juga harus berperan nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Budiono menilai sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak bank perlu diperkuat agar program pemberdayaan UMKM berjalan lebih efektif. “Pemerintah daerah juga sudah menanamkan modal di bank ini. Maka ketika masyarakat membutuhkan dukungan modal, seharusnya Bank Kaltimtara hadir membantu,” tambahnya.
Politisi PDI Perjuangan itu berharap momentum ulang tahun ke-60 menjadi titik evaluasi dan kebangkitan bagi Bank Kaltimtara dalam memperluas akses pembiayaan, terutama di sektor usaha kecil dan menengah.
“Harapan kami, di usia 60 tahun ini Bank Kaltimtara semakin proaktif memberdayakan warga Balikpapan. Kalau UMKM tumbuh, ekonomi daerah pun ikut bergerak,” tutupnya.(*/ADV/DPRD Balikpapan)















