LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Setelah terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Komisi IV DPRD Kota Balikpapan mulai menyusun rencana kerja dengan berfokus pada koordinasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Komisi ini, yang kini dipimpin oleh Gasali, mengutamakan bidang-bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ketenagakerjaan.
“Kami sudah mengidentifikasi 11 OPD yang akan menjadi mitra utama kami, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Disnaker. Ini adalah upaya kami untuk mempercepat pencapaian program prioritas,” ujar Gasali pada Kamis (31/10/2024).
Sebagai Ketua Komisi IV, Gasali didampingi oleh Aminuddin sebagai Wakil Ketua dan Muhammad Hamid dari Fraksi PKB sebagai Sekretaris, serta diperkuat sembilan anggota lainnya. Mereka berkomitmen menyusun program-program prioritas yang dapat dicapai hingga akhir tahun ini.
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengungkapkan bahwa pembentukan AKD merupakan langkah penting agar DPRD dapat merespons berbagai aduan masyarakat dengan lebih efektif. “Kami harus bergerak cepat karena banyak keluhan yang menanti tindak lanjut,” jelasnya. Alwi menjelaskan bahwa proses pembentukan AKD sempat tertunda karena masa transisi bagi anggota DPRD yang baru dilantik pada Agustus 2024.
Alwi juga menekankan pentingnya komitmen dari para anggota dewan baru untuk melaksanakan tugasnya, terutama dengan waktu yang terbatas menjelang akhir tahun. “Biasanya kami menganggarkan program kerja untuk empat bulan, tapi karena saat ini sudah mendekati akhir tahun, kami hanya punya sekitar dua bulan untuk menyelesaikan semuanya,” tambahnya.
Melalui penyusunan rencana kerja ini, DPRD Balikpapan diharapkan dapat menjawab aspirasi masyarakat serta memastikan efektivitas fungsi pengawasan hingga akhir tahun anggaran.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















