TENGGARONG, lintasraya.com – Anggaran pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2024 mencapai total biaya sebesar Rp12 miliar.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengucurkan anggaran tersebut untuk memastikan keamanan selama tahapan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada bulan November 2024.
Alokasi pendanaan tersebut secara resmi ditandai dengan Naskah Penyerahan Hibah Daerah (NPHD) yang diselenggarakan di kantor Bupati, antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Polres Kukar, Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Polres Bontang, dan Kodim 0908/Bontang.
Bupati Kukar, Edi Damansyah menyebutkan, ada dua kecamatan di Kutai Kartanegara yang masuk daerah teritorial wilayah hukum Polres dan Kodim 0908/Bontang. Yakni Kecamatan Muara Badak dan Marangkayu.
“Pemkab Kukar memberikan biaya kepada pengamanan dalam pemilihan kepala daerah,” kata Edi Damansyah, Kamis (14/3/2024).
Menurutnya, pemberian pendanaan bagi pengamanan ini sanga diperlukan untuk menjaga stabilitas dan kondisivitas Kutai Kartanegara menjelang Pilkada dan pasca Pilkada nanti.
Alokasi anggaran pengamanan tersebut atas dasar perencanaan yang dibuat oleh Polres Kukar, Kodim 0906/KKR, Polres Bontang dan Kodim 0908/BTG. Dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi dilapangan.
“Ini komitmen pemerintah daerah agar Pilkada harus berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti menyebutkan, pembiayaan diserahkan pemerintah kepada pihak keamanan bervariatif.
Polres Kukar mendapatkan sebesar Rp 8,156,377,000 atau 8,1 miliar, Kodim 0906/KKR sebesar Rp2,073,953,000 atau 2 miliar, Polres Bontang sebesar Rp 1,289,990,000 atau 1,2 miliar, dan Kodim 0908/BTG sebanyak Rp 624,305,000 atau 624 juta.
“Pencairan biaya untuk aparat keamanan tidak dua tahap, tapi sekaligus. Sedangkan KPU dan Bawaslu baru dua kali,” ucap Rinda.
Lebih lanjut, kata Rinda, Bupati Kukar juga mengajak seluruh elemen termasuk aparat dan penyelenggara pemilu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya partisipasi dalam Pilkada nanti.
“Kami berharap persentasi pemilih di Kukar meningkat dan pemilih pemula memberikan hak suaranya pada hari pencoblosan,” tutupnya.(*/ADV/Diskominfo Kukar)















