LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan, DPRD Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menjaga capaian pembangunan yang telah diraih sekaligus mendorong percepatan program strategis pada 2026, khususnya di sektor penanganan banjir dan penyediaan air bersih.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, mengatakan bahwa pemerintah kota diharapkan dapat mempertahankan kemajuan pembangunan yang telah dicapai sepanjang 2025 dan melanjutkan program prioritas yang masih berjalan pada tahun berikutnya.
“Yang pasti, Balikpapan ingin mempertahankan capaian pembangunan yang sudah diraih di 2025 dan meningkatkannya di 2026. Salah satu fokus utamanya adalah penanggulangan persoalan banjir,” ujarnya Senin (9/2/2029).
Selain penanganan banjir, DPRD juga menyoroti pentingnya peningkatan distribusi air bersih bagi masyarakat. Yono menyebutkan proyek penguatan debit air di kawasan Batu Raden menjadi salah satu agenda yang harus segera diselesaikan.
“Proyek di Batu Raden harus segera dirampungkan agar debit air kita semakin baik. Dengan begitu, kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi dan beban kelangkaan air dapat dikurangi,” jelasnya.
Terkait penanganan banjir, Yono menegaskan bahwa Sungai Ampal menjadi salah satu titik prioritas. DPRD, kata dia, terus melakukan pengawasan agar proyek penampungan air di kawasan tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata dalam mengurangi banjir.
“Penanganan banjir di Sungai Ampal menjadi program prioritas. DPRD terus melakukan pengawasan agar proyek ini bisa selesai tepat waktu dan persoalan banjir bisa segera ditangani,” katanya.
Selain itu, DPRD juga mendorong adanya penertiban dan penanganan terpadu di kawasan Gang Mufakat. Menurut Yono, diperlukan kerja sama lintas instansi, termasuk dengan pihak BSB, mengingat wilayah tersebut merupakan muara aliran air.
“Kita perlu ada penertiban dan koordinasi, termasuk dengan BSB karena muara air berada di sana. Selain itu, dibutuhkan kajian teknis, termasuk terkait bendungan air di Jalan Jenderal Sudirman yang terhubung dengan Gang Mufakat,” ucapnya.
Yono menekankan bahwa seluruh program tersebut harus melalui evaluasi menyeluruh agar benar-benar menjadi proyek strategis yang berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Evaluasi sangat penting agar proyek strategis ini bisa berjalan optimal. Harapannya, dampak banjir bisa dihilangkan atau minimal dikurangi secara signifikan,” pungkasnya.(*/Adv/DPRD Balikpapan)















