BALIKPAPAN – Guna meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kaltim, Polda Kaltim melakukan sebuah inovasi terbarunya. Yakni dengan meluncurkan aplikasi LembuSwana. Aplikasi ini dirancang untuk mengantisipasi Karhutla dengan sistem kerja dapat memantau titik api atau hot spot karena terkoneksi dengan empat satelit.
Launching Peluncuran LembuSwana ini berlangsung di Novotel Hotel, Kamis (16/12). Hadir dalam peluncuran aplikasi tersebut yakni, Gubernur Kaltim Isran Noor, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, dan Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan & Lahan, yang dalam kesempatan ini mewakili Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) R. Basar Manullang.
Dalam konferensi pers, Basar Manullang mengapresiasi peluncuran aplikasi LembuSwana milik Polda Kaltim ini. Dia mengatakan, penanggulangan Karhutla memang perlu kerjasama seluruh pihak.
“Ini merupakan aplikasi deteksi kebakaran hutan. Dengan adanya aplikasi ini tentu petugas di lapangan bisa lebih mudah menangani jika ada titik api,” kata Basar Manullang kepada wartawan.
sementara itu, Isran Noor pun menyampaikan hal serupa. Dikatakan, aplikasi ini bakal sangat membantu dalam deteksi dini kebakaran hutan dan lahan di Kaltim. “Petugas terdekat nanti bisa memonitor serta melakukan tindakan,” ungkapnya.
Dalam dua tahun terakhir, lanjut Isran, tercatat di Kaltim zero kebakaran hutan dan lahan. Tentunya tak lepas dari peran aktif pemerintah bersama TNI juga Polri.
Irjen Pol Herry menambahkan, lewat aplikasi ini Gubernur Kaltim hingga Pangdam VI Mulawarman bisa langsung memonitor jika ada info karhutla. Dengan demikian, petugas terdekat bisa segera ke lokasi jika ditemukan titik api. Harapannya api bisa segera dipadamkan.
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso juga mengapresiasi inovasi garapan Polda Kaltim atas peluncuran LembuSwana. Dia memastikan TNI siap mendukung program penanganan karhutla di Kaltim.
“Kami juga sudah minta izin kepada Kapolda Kaltim untuk bisa memiliki akses ke aplikasi ini. Nantinya kami juga punya aplikasi yang akan saling mengisi,” tandasnya.(*/wan)















