LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Jafar Sidik, mengapresiasi pelaksanaan Operasi Pasar gas elpiji 3 kg di Kelurahan Muara Rapak, Sabtu (1/3/2025).
Menurutnya, kegiatan ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat untuk mendapatkan gas subsidi dengan harga yang sesuai ketentuan, sekaligus membantu mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga di pasaran.
Jafar Sidik menilai bahwa operasi pasar ini merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi elpiji subsidi tepat sasaran.
“Kami dari Komisi II DPRD Balikpapan mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi solusi bagi masyarakat dalam mendapatkan elpiji dengan harga standar,” ujarnya saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa operasi pasar ini awalnya dijadwalkan pada Jumat (28/2/2025), namun diundur ke Sabtu (1/3/2025), bertepatan dengan hari pertama Ramadan.
Dalam tahap pertama pendistribusiannya, sebanyak 360 tabung gas elpiji subsidi dijual kepada warga dengan harga Rp19 ribu per tabung, sesuai harga resmi di pangkalan.
Jafar Sidik menegaskan bahwa operasi pasar gas subsidi ini hanya diperuntukkan bagi warga yang telah terdata oleh Ketua RT.
Untuk menghindari penyelewengan, setiap Kepala Keluarga (KK) harus membawa kupon sebagai syarat pembelian.
“Dengan sistem kupon ini, kita pastikan hanya warga yang benar-benar membutuhkan yang bisa mendapatkan elpiji subsidi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Jafar Sidik mengungkapkan bahwa operasi pasar ini dapat terlaksana berkat dukungan dari pemerintah dan pihak terkait, termasuk Pertamina Patra Niaga dan agen elpiji.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkat kerja sama semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya bagian perekonomian dan perdagangan, serta pihak Pertamina Patra Niaga dan agen yang telah memfasilitasi operasi pasar ini,” tambahnya.
Rencananya, operasi pasar elpiji 3 kg akan digelar dua kali di Kelurahan Muara Rapak selama bulan Maret, yaitu pada 1 dan 13 Maret 2025.
Jafar Sidik berharap kegiatan ini terus berlanjut agar masyarakat yang berhak mendapatkan gas subsidi bisa memperoleh elpiji dengan harga sesuai ketentuan, sekaligus membantu mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga yang sering terjadi.
“Mudah-mudahan operasi pasar seperti ini bisa terus dilakukan, tidak hanya di Muara Rapak, tetapi juga di wilayah lain yang membutuhkan,” pungkasnya.(*/ADV/DPRD Balikpapan/wan)















