LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN —
Puskesmas Sepinggan menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan akibat keterbatasan jumlah tenaga dokter. Saat ini, puskesmas yang menjadi salah satu fasilitas kesehatan terbesar di wilayah Balikpapan Selatan itu hanya memiliki lima orang dokter aktif, termasuk tenaga PPPK dan PNS.
Plt. Kepala Puskesmas Sepinggan, dr. Linda Ramayeti, mengakui bahwa jumlah tersebut masih belum ideal untuk menunjang berbagai kegiatan pelayanan, baik di dalam gedung maupun di lapangan.
“Kami saat ini hanya memiliki lima dokter empat dari PPPK dan satu PNS. Sebenarnya jumlah idealnya bisa sampai sepuluh orang. Kekurangan ini terjadi karena beberapa dokter kami sebelumnya diterima di rumah sakit dan ada yang lolos seleksi CPNS,” jelas dr. Linda, Rabu (12/11/2025).
Meski begitu, pihaknya tetap berupaya menjaga pelayanan agar berjalan optimal, terutama untuk pelayanan 24 jam yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Dari lima dokter itu, tiga orang bertugas menjaga pelayanan 24 jam. Jadi memang kami harus membagi waktu seefisien mungkin agar pelayanan tetap berjalan,” tambahnya.
Menurut dr. Linda, dibandingkan dengan puskesmas lain di Balikpapan, jumlah dokter di Puskesmas Sepinggan tergolong paling sedikit. Namun, pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan dukungan tenaga kesehatan lainnya dan kolaborasi lintas sektor.
“Kegiatan kami di dalam puskesmas sudah padat, ditambah kegiatan luar seperti posyandu, program stunting, dan penyuluhan kesehatan masyarakat. Jadi memang masih terasa kekurangan tenaga dokter,” ujarnya.
Ia berharap ke depan ada tambahan tenaga dokter, baik dari rekrutmen ASN maupun program pemerintah lainnya, agar pelayanan kesehatan di wilayah Sepinggan semakin maksimal.
“Kami optimis dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Puskesmas Sepinggan bisa terus memberikan pelayanan prima meski dengan keterbatasan tenaga,” tutup dr. Linda Ramayeti.(*/ADV/puskesmas Sepinggan)















