LINTASRAYA.COM, PENAJAM – Partisipasi aktif masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sangat diperlukan untuk memastikan demokrasi berjalan dengan baik.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rahmat Hidayat, menyampaikan pentingnya literasi politik bagi masyarakat, terutama bagi pemilih pemula.
“Harapan kami, masyarakat tidak hanya aktif saat hari pemilihan saja, tetapi juga ikut mengawasi proses Pilkada dan memahami visi serta misi calon kepala daerah,” ujar Rahmat dalam wawancara di Kantor Kesbangpol PPU beberapa waktu lalu.
Rahmat menekankan bahwa partisipasi pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) hanyalah langkah awal. Lebih penting lagi, masyarakat harus peduli terhadap keseluruhan proses Pilkada, termasuk memahami program yang ditawarkan oleh para calon kepala daerah. Ini penting agar mereka dapat membuat pilihan yang tepat berdasarkan pengetahuan yang memadai.
“Jangan hanya datang ke TPS, tetapi juga harus peduli dan memahami siapa yang dipilih serta bagaimana visi misi mereka akan berdampak pada pembangunan daerah,” tambahnya.
Selain itu, Rahmat menjelaskan bahwa masyarakat, terutama generasi muda, harus terhindar dari sikap apatis terhadap politik. Menurutnya, pemuda dan pelajar harus diajarkan tentang politik sejak dini agar bisa ikut berkontribusi secara aktif dalam kehidupan demokrasi.
“Pemuda dan pelajar harus membuka wawasan, harus melek politik. Politik tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi juga untuk siswa yang kelak akan menjadi pemilih,” tegasnya.
Untuk itu, Kesbangpol PPU terus mengadakan sosialisasi dan pendidikan politik di sekolah-sekolah, serta di kalangan masyarakat umum. Rahmat berharap dengan adanya sosialisasi ini, pemilih pemula bisa lebih memahami betapa pentingnya suara mereka dalam Pilkada.
Melalui berbagai upaya ini, Kesbangpol optimis partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada 2024 akan meningkat, baik dari segi jumlah pemilih yang hadir di TPS maupun dari keterlibatan mereka dalam menjaga integritas dan kualitas proses demokrasi secara keseluruhan.(*/ADV/DiskominfoPPU/wan)















