LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan terjatuh dari kapal akibat badai dan gelombang tinggi di perairan Manggar, Kota Balikpapan, memasuki hari kelima pada Sabtu (14/3/2026).
Hingga akhir pencarian, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Korban diketahui bernama Nopi (32), warga Jalan Siaga, Balikpapan, yang sebelumnya dilaporkan jatuh dari kapal saat memancing di tengah cuaca buruk di perairan Manggar.
Komandan Tim SAR Gabungan, Sarifudin, menjelaskan bahwa seluruh unsur SAR telah melakukan pencarian secara maksimal selama lima hari operasi dengan menyisir area yang telah ditentukan.
“Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal dengan menyisir area operasi SAR sesuai rencana operasi. Namun hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan,” ujarnya.
Pada hari kelima operasi SAR, tim memulai kegiatan dengan briefing pada pukul 07.00 WITA sebelum melanjutkan penyisiran di area pencarian seluas sekitar 273 nautical mile persegi.
Pencarian dilakukan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan bersama unsur SAR lainnya.
Namun hingga pukul 17.00 WITA, hasil pencarian masih nihil. Tim kemudian melaksanakan debriefing pada pukul 17.15 WITA bersama seluruh unsur SAR yang terlibat serta pihak keluarga korban.
Dari hasil evaluasi tersebut disepakati bahwa operasi SAR terhadap korban diusulkan untuk ditutup setelah lima hari pencarian tanpa hasil. Seluruh unsur SAR selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing dengan tetap melakukan pemantauan apabila terdapat informasi baru terkait keberadaan korban.
Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Ahmad, menyampaikan apresiasi atas upaya maksimal yang telah dilakukan oleh tim SAR selama proses pencarian.
“Kami dari pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas dan seluruh unsur SAR yang telah berupaya maksimal melakukan pencarian. Kami menerima dengan ikhlas dan ridho keputusan penutupan operasi SAR ini,” ujarnya.
Meski operasi SAR resmi diusulkan ditutup, pihak terkait memastikan akan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian apabila muncul informasi baru mengenai keberadaan korban.(*/san)















