BALIKPAPAN, lintasraya.com – Kebijakan Pemerintah Pusat tentang kelonggaran pelaku perjalanan moda transportasi laut, udara dan darat tanpa melakukan tes antigen dan PCR mendapat respon baik dari masyarakat.
Kemudahan itu dipastikan akan mendongkrak trafik penumpang. Utamanya menjelang mudik Lebaran mendatang. Tidak terkecuali bagi perusahaan pelayaran angkutan penumpang dan kendaraan PT Dharma Lautan Utama yang melayani rute Balikpapan-Pare Pare dan Balikpapan-Surabaya dengan kapal Roll On-Roll Off (RoRo) KM Kirana dan KM Dharma Ferry.
Pemimpin Dharma Lautan Utama cabang Balikpapan, Saleh S.E. memastikan, pemudik Lebaran tahun ini penumpang meningkat dibanding periode tahun sebelumnya.
“Peningkatan terjadi mulai H-7 Lebaran,” jelasnya, Selasa (22/3/2022).
Maklum saja, larangan mudik Lebaran selama dua tahun berturut-turut sejak pandemi Covid-19 tahun 2020, menggema. Pemerintah RI mengeluarkan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang lebih luas. Namun kini, ada kelonggaran yakni tanpa tes Covid-19 bagi pelaku perjalanan kelompok vaksinasi lengkap.
Mengantisipasi membludaknya jumlah penumpang, Saleh meyakinkan telah melakukan berbagai persiapan agar penumpang nyaman dan aman selama menempuh perjalanan.
Seperti penambahan armada agar frekuensi keberangkatan jadi lebih banyak dibanding reguler. Untuk rute Balikpapan-Surabaya misalnya, sebelumnya satu kali dalam sepekan menjadi dua kali. Kemudian rute Balikpapan-Pare Pare menjadi tiga kali dalam sepekan selama Ramadan.
Masih dalam rangka mewujudkan rasa aman penumpang selama perjalanan di atas kapal, pihaknya juga selalu menjaga kebersihan ruang penumpang dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin guna mencegah penularan Covid-19, menerapkan jarak kursi penumpang, penegakan protokol kesehatan dan memastikan alat keselamatan penumpang seperti ketersediaan pelampung. Termasuk memastikan kapal dalam kondisi laik operasi.
Nah, mengingat mudik Lebaran tahun ini merupakan momentum pulang kampung perdana era pandemi maka dapat dipastikan ledakan volume penumpang tidak akan terelakkan. Saat masyarakat berbondong-bondong bepergian dalam waktu dan tujuan yang sama, dapat dipastikan kenyamanan selama perjalanan akan berkurang. Sementara era Covid-19 seperti sekarang penting untuk menerapkan jaga jarak dan disiplin protokol kesehatan.
Sebagai solusi, Dharma Lautan Utama menawarkan kenyamanan calon penumpang yang hendak merayakan Lebaran di kampung halaman. Tak hanya nyaman tapi juga tarif yang dibebankan lebih murah dari reguler.
“Mudik sejak awal Ramadan tidak saja nyaman tapi juga dapat menjalankan ibadah puasa di kampung halaman bersama keluarga dan kerabat dalam suasana hangat, momen yang selalu dirindukan para perantauan,” jelasnya.
Disebut nyaman karena mudik sejak awal Ramadan penumpang tidak perlu berdesakan seperti mudik saat Lebaran sudah di depan mata. Sedangkan tarif murah karena Dharma Lautan Utama menerapkan tarif bertingkat. Tak hanya tarif untuk penumpang tapi juga tarif untuk kendaraan.
”Untuk 10 Ramadan pertama tarif lebih murah 10-15 persen. Namun harga kembali normal saat 11-20 Ramadan. Khusus 10 hari terakhir Ramadan, harga akan jauh berbeda dari kondisi normal,” jelasnya.
Dia menerangkan, mudik sejak awal Ramadan cocok untuk kelompok masyarakat non pekerja. Seperti ibu rumah tangga hingga anak sekalipun masih bersekolah.
”Apalagi sekarang sekolah ditempuh secara online jadi bisa dilakukan dari jarak jauh,” serunya.
Ia berharap penawaran istimewa mudik sejak awal Ramadan dimanfaatkan 20 persen dari total penumpang periode mudik mulai H-7 Lebaran. Sehingga kepadatan arus penumpang menjelang Lebaran dapat terurai.
Informasi lebih lanjut termasuk jadwal kapal, kunjungi Dharma Lautan Utama kompleks pertokoan Rapak Jalan Soekarno Hatta Km 0,5 depan Polsek Balikpapan Utara. Hotline : (0542)-4222222 atau HP: 081241729722, 08125312554. (**)















