BALIKPAPAN, lintasraya.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan soroti penyerapan APBD 2022 diseluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Balikpapan. Hal tersebut disampaikan langsung ketua DPRD Balikpapan Abdulloh saat rapat gabungan dengan seluruh OPD kota Balikpapan, Rabu (11/5/2022).
Karena kata dia, saat ini sudah memasuki kuartal kedua di 2022. Namun masih banyak OPD yang belum maksimal dalam penyerapan tersebut.
Apalagi lanjut Abdulloh, sebagai tugas pokok wakil rakyat salah satunya menjalankan fungsi pengawasannya dalam budgeting. Yang fokus kepada seluruh komisi dan mitranya masing-masing agar mendorong penyerapan APBD semaksimal mungkin.
“Memasuki kuartal kedua penyerapan masih sangat rendah. Rata-rata Dibawah 30 persen. Bahkan ada yang masih 15 persen,” bebernya.
Pihaknya berupaya menggenjot secepatnya. Karena penyelenggara pemerintah tak hanya legislatif saja, tapi juga eksekutif. Jadi OPD wajib menjalankannya tidak ada alasan lagi.
“Kepala dinas, kepala bidang dan kepala OPD Harus menggenjot kinerja bawahannya. Program-programnya segera dijalankan,” tambahnya.
Disinggung tentang dampak yang bakal terjadi yaitu pergeseran anggran, Abdulloh belum melihat jauh sampai kesana. Sebab anggaran yang ada saja belum dijalankan dengan maksimal.
“Kalau penyerapan rendah, semua kegiatan pelayanan masyarakat akan terhenti. yang dirugikan adalah masyarakat. Otomatis akan berpengaruh pada APBD 2023 nanti,” pungkasnya.(*/wan)















