BALIKPAPAN, lintasraya.com – Langkanya minyak goreng murah di Balikpapan menjadi polemik dimasyarakat. Tak sedikit warga yang rela mengantri di setiap toko swalayan dan warung untuk mendapatkan salah satu bahan pokok tersebut.
Menyikapi hal tersebut, anggota DPRD Balikpapan dari fraksi PDIP H Haris mengatakan, pihaknya bersama pemerintah kota akan segera turun kelapangan dalam hal ini dinas pasar bersama distributor. Untuk mengecek langsung kondisi minyak goreng yang terjadi di masyarakat.
“Kami dari komisi 2 siap turun kelapangan, tinggal menunggu intruksi dari ketua DPRD, mengingat pembentukan AKD belum rampung,” ungkapnya.
“Karena masalah minyak goreng ini sudah hampir sepekan dikeluhkan warga,” tambahnya.
Dirinya menyebut, perlu adanya kebijakan pemerintah. Mengingat harga minyak goreng menjadi mahal. Selain itu banyak masukan dari masyarakat bahwa beberapa distributor minyak yang tidak mendapat subsidi dari pemerintah. Ini yang menyebabkan harga mereka mahal. Sementara minyak goreng yang disubsidi memang murah namun terbatas.
“Nah, mungkin yang tersisa saat ini minyak yang tidak bersubsidi. Makanya mahal,” jelasnya.
Sikap yang perlu diambil pemerintah saat ini akan memastikan tidak ada penimbunan minyak goreng. Untuk mengambil kesempatan menaikkan harga seenaknya. Apalagi kita akan memasuki bulan Ramadan.
Banyak dampak yang akan terjadi. Jika ini terus berlarut. Ada juga masukan dari pengusaha kontainer, tentang Perwali jam operasional kendaraan dengan muatan berat. Akibatnya pendistribusian barang terhambat di pelabuhan dan di pergudangan.
“Semoga persoalan ini segera teratasi,” pungkasnya.(*/wan)















