BALIKPAPAN, lintasraya.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melangsungkan Musyawaran Cabang (Muscab) serentak, Kamis (31/3/2022) malam.
Dalam pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak se-Kaltim yang berlangsung di Hotel Platinum Balikpapan ini,dihadiri Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya melalui virtual online.
Sementara itu, Ketum partai Berlambang Mercy ini, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang berhalangan hadir, tetap menyampaikan sambutan melalui video virtualnya. Untuk memberikan semangat kepada dua provinsi yang melakukan Muscab serentak, yakni DPD Demokrat provinsi Kaltim dan DPD Demokrat provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa AHY ini berharap, Para ketua PAC partai Demokrat di Kaltim dapat menggunakan hak suaranya dengan baik, sesuai dengan AD-ART Rakor organisasi serta juklak dan juknis yang sudah dipedomani.
“Kita berharap melalui forum Muscab ini akan hadir sejumlah kandidat ketua DPC yang memiliki kapasitas, integritas dan komitmen untuk memajukan dan membesarkan Partai Demokrat di Kaltim lima tahun mendatang,” ungkap AHY.
Pada saatnya juga dirinya akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan feet And proper tes bagi kandidat ketua DPC. Untuk memilih siapa yang dianggap terbaik dari sejumlah faktor untuk menjadi ketua DPC baru.
“Yang jelas siapapun yang terpilih agar mendukung bersama dan sukses bersama-sama,” harapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Kaltim, H Irwan Fecho mengatakan, Momentum musda, pelantikan dan Muscab serentak ini dijadikan sebagai kebangkitan partai Demokrat di Kaltim. Target outputnya adalah 2024 Demokrat juara di Kaltim baik Pilpres maupun Pemilu Pilegnya.
Dirinya menyadari, Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 menjadi pelajaran karena masih belum optimal. Dari segi kursi hanya meraih 31 kursi dari 300 kursi yang ada di seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Sementara untuk Kaltim Demokrat hanya 3 kursi dari 50 kursi.
“Jadi, Langkah-langkah konsolidasi para kader sangat diperlukan optimalisasi. Sehingga di 2024 dapat meraih kemenangan di Kaltim,” jelasnya.
Dengan melakukan persiapan-persiapan yang matang. Seperti pembentukan satgas verifikasi parpol, para DPC diharapkan segera membentuk PAC, anak ranting hingga tingkat RT.
Bahkan yang terpenting lagi, Adalah tiga hal yang menjadi kunci kemenangan dan kejayaan. Salah satunya adalah branding, sebagaimana diketahui AHY menjadi branding utama Demokrat. Sebagai sosok pemimpin milenial yang memilik jiwa berani dan tegas.
Branding program juga menjadi salah satu kata kunci untuk menang. Tentu program-program yang pro rakyat.
“Target kami, di provinsi yang tadinya 3 kursi menjadi 8 kursi. Ini bukan hal yang mustahil, karena tinggal mengisi 3 Dapil yang kini masih kosong. Yaitu, Balikpapan, Kubar Mahulu dan Kutai Kartanegara. Sementara di kabupaten/kota yang kini 31 kursi minimal menjadi 50 kursi. Begitu juga dengan DPR RI, minimal bertahan 1 kursi dan maksimal tambah 1 kursi lagi,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Kaltim, Andi Andis Muhris menambahkan, sejalan dengan misi dari partai Demokrat Kaltim yaitu 60 persennya adalah milenial.
Misi tersebut dilakukan berdasarkan data pertumbuhan kaum milenial di wilayah Kalimantan Timur yang cukup signifikan, sehingga memang pangsa pasar untuk partai Demokrat menuju Pemilu 2024 adalah milenial.
“Tentunya data ini tidak timbul serta merta dengan tidak objektif, dilakukan dengan observasi yang dalam,” terangnya.(*/wan)















