LINTASRAYA.COM BALIKPAPAN – Angin laut berhembus lembut di Pantai Manggar, namun kali ini suasananya terasa berbeda. Kawasan wisata andalan Balikpapan itu kini tampil lebih rapi, aman, dan ramah bagi pengunjung setelah sejumlah penataan dilakukan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan.
Salah satu langkah penting adalah pembangunan dua menara pengawas di area pantai. Keberadaan menara ini menjadi bagian dari sistem pengawasan terpadu yang melibatkan tenaga binaan Basarnas, guna memastikan keselamatan wisatawan, terutama anak-anak dan keluarga yang beraktivitas di tepi laut.
“Kami mendirikan menara di sisi kanan dan kiri pantai serta menugaskan petugas Basarnas untuk memantau kegiatan di laut. Tujuannya agar wisatawan bisa menikmati pantai dengan tenang,” ujar Kepala Bidang Pariwisata Disporapar, Natalia.
Tak hanya pengawasan, Disporapar juga menata ulang arus lalu lintas dan area parkir di sekitar pantai. Sistem oneway situasional diberlakukan pada akhir pekan dan musim liburan untuk mencegah kemacetan, sementara area parkir disebar agar tidak menumpuk di satu titik.
“Kami ingin pengunjung datang dengan nyaman, mulai dari masuk, menikmati pantai, hingga pulang. Semua harus tertib dan aman,” tambah Natalia.
Perubahan besar juga tampak pada wajah kawasan. Dahulu sempat dikenal semrawut dan padat pedagang, kini Pantai Manggar lebih bersih dan teratur. Fasilitas umum, area dagang, hingga tenda-tenda pengunjung kini tertata rapi berkat pengawasan dan kolaborasi bersama masyarakat.
Natalia menegaskan, pihaknya tetap memberi ruang bagi pedagang lokal untuk berjualan dengan sistem tertib dan terarah.
“Kami ingin wisata ini tumbuh bersama masyarakat. Pemberdayaan pedagang tetap jalan, tapi semua harus menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama,” jelasnya.
Perubahan nyata ini membuat Pantai Manggar kembali menjadi destinasi favorit warga maupun wisatawan luar kota. Dari sekadar tempat rekreasi keluarga, kini pantai ini menjadi simbol keberhasilan penataan dan kolaborasi antara pemerintah serta masyarakat.
“Pantai Manggar bukan hanya tempat menikmati laut, tapi juga contoh nyata bagaimana komitmen bersama bisa menciptakan kawasan wisata yang aman dan berkelanjutan,” pungkas Natalia.
Dengan sistem pengawasan, penataan kawasan, dan dukungan masyarakat, Pantai Manggar kini benar-benar menjelma sebagai destinasi unggulan Balikpapan yang aman, tertib, dan nyaman untuk semua kalangan.
(*/ADV/Disporapar Balikpapan)















