LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Puskesmas Sepinggan kembali melaksanakan pemeriksaan kebugaran bagi calon jemaah haji asal wilayah kerjanya. Tahun ini, tercatat 63 peserta mengikuti rangkaian tes kesehatan yang menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kesiapan fisik jemaah sebelum berangkat ke Arab Saudi.
Penanggung jawab kesehatan kerja dan olahraga Puskesmas Sepinggan, Wahyu Faizal Sulaiman, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi berbagai risiko kesehatan yang sering terjadi saat pelaksanaan haji.
“Banyak kasus jemaah yang sakit ketika berada di Tanah Suci sehingga harus dirawat dan bahkan tertahan di area tertentu. Karena itu, pemerintah melakukan tes kebugaran untuk mengetahui apakah fisiknya layak atau tidak,” jelas Wahyu, disela acara yang berlangsung di Balikpapan Islamic Center (BIC), Selasa (18/11/2025).
Wahyu menyampaikan bahwa pemeriksaan tidak hanya sekadar pengecekan medis dasar, tetapi juga mengukur kemampuan fisik jemaah.
“Kita cek tensi, nadi, dan juga tes kebugaran berupa lari atau jalan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta,” katanya.
Jumlah peserta tes kebugaran tahun ini juga tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Kurang lebih ada 63 peserta, hampir sama dengan tahun lalu yang sekitar 60 orang,” tambahnya.
Selain pemeriksaan, Wahyu juga memberikan kiat-kiat bagi para calon jemaah haji agar bisa menjaga kondisi fisik sampai hari keberangkatan.
“Yang jelas, jaga kesehatan, rutin check up, atur pola makan, dan terus latih kebugaran. Program ini bukan hanya untuk hari ini saja. Ketika hasilnya keluar, jemaah bisa melanjutkan latihan secara mandiri di rumah,” pesannya.
Ia berharap seluruh calon jemaah haji dari Sepinggan dapat berangkat dalam kondisi prima dan menjalankan rangkaian ibadah haji tanpa kendala kesehatan.(*/ADV/puskesmas Sepinggan)















