BALIKPAPAN, lintasraya.com – pembentukan AKD yang ditunda membuat sejumlah kegiatan DPRD Balikpapan ikut tertunda.
Diantaranya, Resap aspirasi (Reses) seluruh anggota DPRD Balikpapan periode 2022. Yang awalnya sudah dijadwalkan pada 7-9 Maret ini harus diundur pada 23 Maret mendatang.
“Jadi memang beberapa kegiatan agak terhambat. Karena belum terbentuk AKD periode kedua ini,” ungkap wakil ketua DPRD Balikpapan, Subari.
Namun, saat ini masing-masing fraksi telah terbentuk dan sudah diparipurnakan pada 17 Februari lalu. Akan dilanjutkan pembentukan AKD dan komisi.
“Saat ini para fraksi sudah berangkat ke Mendagri untuk mencari solusinya. Infonya sudah mendapat titik temunya dan pekan depan AKD sudah bisa terbentuk,” jelasnya.
Ditanya terkait kendala yang terjadi Subari menyebut, masih adanya dinamisasi dan perbedaan pendapat pada internal fraksi-fraksi.
“Doakan saja, Insya Allah sebelum 23 Maret semua sudah Clear,” tambahnya.
Wacana tentang target mengincar komisi I, Subari menyebut belum fix, artinya masih dinamis. Senin (7/3/2022).
“Masih dinamis, bisa berubah. Kalau bisa ketua komisi 2, 3 dan 4 kita yang ambil, hehehe,” candanya.
Dirinya menyebut, khusus fraksi PKS dibutuhkan loyalitas bukan jabatan, karena semua anggota partai adalah petugas partai yang wajib ikut aturan partai.
“Kita bisa duduk disinikan karena partai. Jadi harus ikuti aturan partai dan siap ditaruh Dimana saja,” jelasnya.(*/wan)















