LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Komisi II DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perumda Manuntung Sukses, Senin (10/6/2024), untuk membahas kinerja dan keuangan perusahaan.
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Suwanto, mengapresiasi pencapaian Perumda Manuntung Sukses yang berhasil meraih keuntungan Rp 7 miliar tanpa modal dari Pemkot Balikpapan. Prestasi ini menunjukkan kebangkitan perusahaan dari kondisi minus Rp 3 miliar di tahun lalu.
“Perumda Manuntung Sukses menunjukkan niat kerja yang baik dan mampu bangkit dari kondisi keuangan yang sulit,” ujar Suwanto. Menurut Suwanto, kondisi minus di tahun lalu disebabkan oleh tumpang tindih Peraturan Daerah (Perda). Ia pun turut prihatin atas situasi tersebut.
Direktur Utama Perumda Manuntung Sukses Balikpapan, Andi Sangkuru, menjelaskan dalam RDP ini pihaknya melaporkan progres perusahaan dari Desember 2021 hingga Desember 2023.
Perumda Manuntung Sukses memiliki 13 bidang usaha, namun saat ini fokus pada 6 bidang, yaitu penyediaan tenaga kerja untuk proyek Refinery Development Master Plan (RDMP), penyediaan tenaga kerja untuk proyek Jargas alam Balikpapan, kepalabuhanan, periklanan, komoditas pangan dan perdagangan umum.
Andi Sangkuru menjelaskan bahwa pihaknya memasok tenaga kerja untuk tukang las di proyek RDMP, namun hanya 160 orang dari 400 tenaga kerja yang berasal dari Balikpapan. Hal ini disebabkan oleh kualifikasi dan skill khusus yang dibutuhkan dalam proyek RDMP. “RDMP membutuhkan tukang las dengan sertifikat 5G, sedangkan rata-rata tukang las di Balikpapan hanya memiliki sertifikat 3G,” jelas Andi Sangkuru.(*/ADV/DPRD Balikpapan)















