BALIKPAPAN, lintasraya.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan mengkonfirmasi seorang peserta penerima penghargaan dalam rangka HUT Kota Balikpapan ke-125 tahun terpapar positif Covid-19. Peserta tersebut pun langsung diminta tak mengikuti kegiatan penerimaan penghargaan yang berlangsung di Novotel, Rabu (9/2/2022).
Diketahui, peserta penerima penghargaan tersebut merupakan seorang pemuda yang tidak dijelaskan secara rinci perihal ia terkonfirmasi positif.
Kepala Dinkes Balikpapan, Andi Sri Juliarty membenarkan bahwa pihaknya telah menerima hasil Lab PCR peserta tersebut terpapar Covid-19.
“Kami screening antigen peserta-peserta yang ikut di dalam acara, terutama panitia, petugas, pengisi acara dan penerima penghargaan itu kita screening antigen. Memang dari screening itu ada yang kita temukan terkonfirmasi positif antigen, kemudian segera kita coba lanjutkan tes PCR dan PCR juga positif,” ungkapnya ditemui di kantornya pada Rabu (9/2/2022).
Menyikapi hal tersebut, Peserta tersebut tidak diizinkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan penerimaan penghargaan di Novotel. Bahkan ia tidak diperkenankan diwakilkan oleh pihak keluarganya lantaran dikhawatirkan adanya kontak dengan dirinya.
“Peserta tersebut tidak sempat mengikuti kegiatan, karena kami screening sejak kemarin sore. Tadi pagi keluar hasil Lab PCR yang bersangkutan positif dan langsung kami menghubungi peserta tersebut untuk jangan datang tapi yang bersangkutan bisa mengikuti melalui online,” katanya.
Selamjutnya, Dinkes Kota Balikpapan kini tengah melakukan tracing terhadap kontak erat peserta tersebut. Termasuk melakukan pemeriksaan riwayat perjalanan maupun penyakit bawaan dari pasien itu.
“Hari ini kami lakukan tracing ke keluarganya karena baru subuh tadi keluar hasilnya. Makanya tadi kita tidak mengizinkan juga untuk diwakilkan, karena jangan sampai yang mewakili ini kan biasanya keluarganya, jangan sampai dia kontak erat,” ujarnya.
Selain itu, dalam upacara HUT Kota Balikpapan besok (red, Kamis) di Halaman Pemkot, Dinkes mewajibkan seluruh peserta dan undangan melakukan tes antigen hingga PCR. Hal ini agar mencegah penularan Covid-19 terhadap peserta dan tamu undangan yang akan menghadiri kegiatan akbar itu.
“Seluruh peserta yang hadir di upacara peringatan di Pemkot harus screening hari ini,” pungkasnya.(*/wan)
















Lha wong kebijakan PPKM gini kok pake acara ngumpul segala… yang buat kebijakan siapa… yang ngajak ngumpul siapa… hehehehehee