Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home BALIKPAPAN

Puskesmas Manggar Libatkan Kader RT Perangi Tuberkulosis di Balikpapan Timur

admin by admin
7 November 2025
in BALIKPAPAN
47 1
0
Puskesmas Manggar Libatkan Kader RT Perangi Tuberkulosis di Balikpapan Timur

Kegiatan Pemberdayaan Kader Kesehatan untuk Pencegahan Penyakit Menular dan Tidak Menular yang digelar Puskesmas Manggar sebagai upaya Pemberantasan Penyakit Menular khususnya Tuberkulosis (TBC), Kamis (7/11/2025)

Share on FacebookShare on Twitter

LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN –  Upaya pemberantasan penyakit menular, khususnya tuberkulosis (TBC), terus digencarkan oleh Puskesmas Manggar. Melalui kegiatan Pemberdayaan Kader Kesehatan untuk Pencegahan Penyakit Menular dan Tidak Menular, puskesmas ini mengajak kader di tingkat Rukun Tetangga (RT) agar menjadi garda terdepan dalam deteksi dini dan edukasi masyarakat.

Penanggung jawab program TB Puskesmas Manggar, Olivia Damopoli, Amd.Kep, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya yang menitikberatkan pada peningkatan pemahaman kader terkait pencegahan dan penanganan penyakit TBC serta penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus.

“Kader itu ujung tombak kami di lapangan. Mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Jadi kami berikan pembekalan agar bisa mengenali gejala awal, memberi edukasi, dan memotivasi warga yang terduga TBC untuk mau memeriksakan diri,” ujar Olivia usai kegiatan, Kamis (7/11/2025).

Penanggung Jawab Program TB Puskesmas Manggar, Olivia Damopoli, Amd.Kep

Dalam sesi pemberdayaan ini, para kader mendapatkan penjelasan mengenai gejala umum TBC, antara lain batuk lebih dari dua minggu, badan lemas, serta penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Masyarakat yang mengalami gejala tersebut diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Kalau ada warga yang batuk lebih dari dua minggu, jangan dianggap sepele. Segera periksa ke puskesmas atau faskes manapun. Pemeriksaan dahak menjadi langkah utama untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi atau tidak,” jelasnya.

Olivia juga mengungkapkan bahwa kasus TBC di Balikpapan, termasuk wilayah Manggar, mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir.

“Sejak saya pegang program ini, jumlah pasien yang kami tangani mencapai sekitar 40 orang. Itu belum termasuk yang berobat di rumah sakit. Tahun lalu totalnya sekitar 47 pasien,” paparnya.

Meski begitu, ia memastikan penanganan TBC sudah berjalan sesuai standar dengan pengobatan selama minimal enam bulan tanpa jeda.

“Pasien wajib minum obat setiap hari selama enam bulan penuh. Kami juga melakukan pemantauan berkala, yaitu pemeriksaan dahak di bulan kedua, kelima, dan keenam untuk memastikan proses penyembuhan berjalan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Olivia menegaskan bahwa penularan TBC terjadi melalui udara atau droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, bukan karena faktor keturunan.

“TBC itu bukan penyakit turunan atau guna-guna seperti anggapan sebagian masyarakat. Ini murni disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menular lewat udara,” tegasnya.

Kegiatan yang digelar di wilayah kerja Puskesmas Manggar tersebut dihadiri oleh sekitar 100 kader perwakilan dari 61 RT se-Balikpapan Timur. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi dan tanya jawab.

“Banyak yang bertanya karena mereka ternyata sering menjumpai kasus batuk lama di lingkungan sekitar tapi tidak tahu harus berbuat apa. Ini yang ingin kami ubah. Kader harus jadi perpanjangan tangan puskesmas untuk mengedukasi masyarakat,” tutur Olivia.

Ia berharap dengan adanya kegiatan pemberdayaan ini, masyarakat tidak lagi takut atau malu untuk memeriksakan diri ke puskesmas ketika mengalami gejala TBC.

“Kami ingin menghapus stigma negatif bahwa TBC itu penyakit memalukan. Justru kalau cepat dideteksi dan diobati, bisa sembuh total. Kader kami harap bisa jadi motivator agar masyarakat tidak takut,” pungkasnya.(*/ADV/puskesmas Manggar/san)

Tags: Puskesmas Manggar
admin

admin

Next Post
UMKM Ramaikan Balikpapan Fest 2025, Antusiasme Meledak hingga Ratusan Peserta Tak Tertampung

UMKM Ramaikan Balikpapan Fest 2025, Antusiasme Meledak hingga Ratusan Peserta Tak Tertampung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 138 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
Dampak Perang di Timur Tengah ! Rahmad Mas’ud : Warga Jangan Panik Buying Soal BBM

Dampak Perang di Timur Tengah ! Rahmad Mas’ud : Warga Jangan Panik Buying Soal BBM

6 Maret 2026
SPJM Balikpapan Siagakan Pandu dan Kapal Tunda Sambut Mudik Lebaran

SPJM Balikpapan Siagakan Pandu dan Kapal Tunda Sambut Mudik Lebaran

6 Maret 2026
Bukber Pelindo, Ribuan Anak Yatim dan TKBM Terima Santunan

Bukber Pelindo, Ribuan Anak Yatim dan TKBM Terima Santunan

5 Maret 2026
Siapkan Layanan “Sepenuh Hati”, Pelindo Buka Posko Arus Mudik Lebaran Selama 18 Hari

Siapkan Layanan “Sepenuh Hati”, Pelindo Buka Posko Arus Mudik Lebaran Selama 18 Hari

5 Maret 2026

Recommended

Dampak Perang di Timur Tengah ! Rahmad Mas’ud : Warga Jangan Panik Buying Soal BBM

Dampak Perang di Timur Tengah ! Rahmad Mas’ud : Warga Jangan Panik Buying Soal BBM

6 Maret 2026
507
SPJM Balikpapan Siagakan Pandu dan Kapal Tunda Sambut Mudik Lebaran

SPJM Balikpapan Siagakan Pandu dan Kapal Tunda Sambut Mudik Lebaran

6 Maret 2026
507
Bukber Pelindo, Ribuan Anak Yatim dan TKBM Terima Santunan

Bukber Pelindo, Ribuan Anak Yatim dan TKBM Terima Santunan

5 Maret 2026
508
Siapkan Layanan “Sepenuh Hati”, Pelindo Buka Posko Arus Mudik Lebaran Selama 18 Hari

Siapkan Layanan “Sepenuh Hati”, Pelindo Buka Posko Arus Mudik Lebaran Selama 18 Hari

5 Maret 2026
528
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat