LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – Berdiri di kawasan pesisir timur Kota Balikpapan, Puskesmas Manggar menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang terus bertransformasi demi mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya.
Terletak di Jalan PJHI RT 21 No.18, Kelurahan Manggar, fasilitas kesehatan ini menjadi rumah bagi ribuan warga dari 100 RT di wilayah kerja yang luasnya mencapai 3.525,5 hektare.
Secara administratif, Puskesmas Manggar berada di bawah wilayah Kecamatan Balikpapan Timur, berbatasan dengan Kelurahan Sepinggan di sebelah barat, Kelurahan Manggar Baru di timur, Lamaru di utara, dan Selat Makassar di selatan.
Topografinya didominasi oleh daerah datar pesisir, dengan sekitar 20 persen wilayah berbukit. Meski sebagian besar daerahnya dapat dijangkau kendaraan, beberapa lokasi seperti RT 37 menjadi tantangan tersendiri saat musim hujan karena sulit diakses.
Dipimpin oleh drg. Ida Kurniati, Puskesmas Manggar mengusung visi “Pelayanan Bermutu Menuju Masyarakat Manggar yang Sehat dan Mandiri.”
Visi ini diwujudkan lewat pelayanan prima yang profesional, ramah, inovatif, dan akuntabel, sesuai motto mereka: “Sehat Itu Murah, Sakit Itu Mahal.”
Didukung oleh 27 tenaga kesehatan, terdiri atas 16 ASN, 5 PPPK, dan 6 tenaga honorer, Puskesmas Manggar menggerakkan berbagai upaya kesehatan wajib, antara lain promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, gizi masyarakat, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan penyakit menular.
Tak hanya itu, berbagai program pengembangan juga dijalankan, seperti kesehatan sekolah, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan jiwa, kesehatan lansia, hingga pelayanan laboratorium dan kesehatan kerja.
Dalam pelayanannya, Puskesmas Manggar menyediakan berbagai fasilitas seperti poli umum, poli gigi, klinik KIA, laboratorium, apotek, dan layanan konsultasi gizi serta lingkungan.
Semua diarahkan untuk memberikan kemudahan dan kualitas pelayanan bagi masyarakat dari berbagai lapisan.
Menurut drg. Ida, keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.
“Kami ingin warga tidak hanya datang ketika sakit, tetapi juga menjadi bagian dari Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kesadaran dan kemandirian itu kunci utama,” ujarnya, Kamis 13 November 2025.
Dengan jarak hanya tiga kilometer dari pusat pemerintahan Kecamatan Balikpapan Timur dan sekitar 17 kilometer dari pusat kota, Puskesmas Manggar terus menjadi tumpuan utama kesehatan masyarakat pesisir.
Di tengah tantangan wilayah dan keterbatasan sumber daya, semangat untuk memberikan pelayanan terbaik tetap menyala, membuktikan bahwa komitmen untuk masyarakat sehat tidak mengenal batas medan maupun jarak. (*/ADV/jan)















