Jumat, Januari 16, 2026
  • Login
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN
No Result
View All Result
Lintas Raya
No Result
View All Result
Home BALIKPAPAN

Ratusan Sopir Truk Kontainer Mogok Kerja, Ibrahim : Stop, Tidak Ada Kontainer Yang Boleh Keluar

admin by admin
17 Maret 2022
in BALIKPAPAN, DAERAH, KALTIM, PERISTIWA
61 4
0
Ratusan Sopir Truk Kontainer Mogok Kerja, Ibrahim : Stop, Tidak Ada Kontainer Yang Boleh Keluar

Ibrahim bersama ratusan sopir truk kontainer yang tergabung dalam Aptrindo dalam aksi mogok masal di KKT.

Share on FacebookShare on Twitter

BALIKPAPAN, lintasraya.com – Ratusan sopir truk bermuatan berat (kontainer) lakukan aksi demo dan mogok kerja. Aksi tersebut berlangsung di kilometer 13, Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal (KKT), Kamis (17/3/2022) sore.

Dalam aksi ini, tampak terlihat puluhan truk kontainer terparkir di sejumlah bahu jalan keluar-masuk pelabuhan KKT. Lengkap dengan spanduk bertuliskan keluhan para sopir.

Bahkan tak sedikit truk kontainer yang baru datang untuk mengangkut barang diberhentikan dan dilarang untuk beroperasi. Hal tersebut dilakukan demi kesetiakawanan para sopir dalam memperjuangkan aspirasi mereka.

Perwakilan sopir truk kontainer, Hendra menjelaskan, para sopir sangat susah mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi untuk kendaraan yang mereka bawa. Bahkan dirinya harus rela antre berhari-hari demi mendapatkan solar untuk menafkahi keluarganya sebagai pekerjaan sopir truk bermuatan berat.

“Untuk dapat solar kami harus antre sampai tiga hari tiga malam. Belum lagi kita muat barang. Habis waktu kami disitu saja,” keluhnya kepada awak media.

Tak hanya persoalan solar, diberlakukannya Surat Edaran (SE) wali kota pun menjadi momok bagi pria yang sudah 10 tahun menggeluti profesi sopir ini.

“Tiga hari kami antre solar, terus jam kerja dibatasi. Harus diatas jam 10 malam. Orang lain tidur pulas kami baru bekerja, Kapan waktu kita untuk keluarga,” ucapnya.

“Jadi kami berharap Pemerintah kota Balikpapan mencabut Kebijakan itu. Karena sangat merugikan kami,” tambahnya.

Dirinya merincikan, jika kendaraan jenis tronton, pemakaian solar itu sebanyak 200 liter dan kini dibatasi hanya boleh beli Rp 1 juta saja. Beda lagi dengan kendaraan jenis trailer, itu lebih banyak lagi pemakaiannya.

“Kami beli pun dibatasi. Ini sudah kami alami sejak empat bulan terakhir,” ungkapnya.

Ratusan sopir truk kontainer membentangkan spanduk bertuliskan aspirasi mereka.

Hendra mengaku, empat bulan terakhir ini, sistem kerjanya dianggap seperti gotong royong. Karena biaya makan bertambah akibat mengantre solar selama berhari-hari dan itu diambil dari gaji mereka.

“Untuk makan, minum dan rokok Sehari saja itu sudah Rp 100 ribu lebih. Tiga hari berapa memang ? Habis gaji kita disitu saja,” bebernya.

Ia berharap, pemerintah kota memperhatikan nasi para sopir. Pertama cabut kebijakan larangan jam malam, kedua BBM solar subsidi harus di tambah.

Ditempat yang sama, Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kaltim, Ibrahim menambahkan, mewakili seluruh captain (sapaan para sopir truk) meminta kebijakan pemerintah kota Balikpapan terkait SE jam operasional muatan berat dicabut. Karena sangat berpengaruh terhadap hajat hidup orang banyak.

Pertama, pendistribusi muatan barang akan terhambat. Memakan dua sampai tiga hari untuk satu rit. Kedua, menambah cost para sopir.

“Sebelum adanya kebijakan ini, sehari bisa 3-4 rit. Tapi sekarang enggak bisa,” katanya.

Dirinya menyebut, para sopir ini adalah jembatan masyarakat untuk mendapatkan barang, baik sembako maupun material lainnya. Tapi jika kondisinya seperti ini akan menyebabkan harga-harga semua melonjak naik.

“Mereka antre solar berhari-hari. Baru kerjanya diatas jam 10 malam sampai jam 5 pagi. Kasihan kan, waktunya orang tidur tapi mereka harus bekerja. Kapan istirahat dan buat keluarga mereka,” ungkap Ibrahim.

Sekali lagi, dirinya meminta segera cabut SE tersebut. Kemudian terkait solar, diharapkan pemerintah bersama instansi terkait untuk menambah kuota solar subsidi.

“Kalau solar subsidi terbatas, kami akan beli solar industri tapi konsekuensinya akan terjadi inflasi. Kasihan masyarakat. Dan kalau aksi ini tidak di respon pemerintah, dengan terpaksa kami akan mogok. Tidak ada barang yang keluar dari KKT ini. Termasuk sembako dan material lainnya. Anggota kami ada 1.800 yang tergabung,” pungkasnya.(*/wan)

Tags: Aptrindo
admin

admin

Next Post
Pegadaian Gandeng JSIT, Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah Indonesia

Pegadaian Gandeng JSIT, Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with us

  • 139 Followers
  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

Klinik Fertilitas Indonesia Hadir di Balikpapan, Alternatif Program Kehamilan

2 Maret 2022
Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

Merasa Ditipu PT Mahkota Putra Group, Sebanyak 39 Pekerja Asal Nganjuk Terlantar di Balikpapan

29 Maret 2023
Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

Jamri Islamic Land Hadir di Balikpapan, Hunian Syariah Nyaman dengan Cicilan Suka-suka

3 Februari 2023
Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

Megawati Dijadwalkan Hadiri Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-XVIII, Budiono : Jadikan Semangat Kader Songsong Pemilu 2024

21 Februari 2023
Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

Selangkah lagi UNIP Berdiri Di IKN Nusantara, Hasanuddin : YPIP Perlu Dana Rp 7,5 Miliar

3
Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

Dukung Penyetaraan Honor Guru PAUD dan TK

1
Target PAD 2022 Diperkirakan Meningkat Rp 850 Miliar

Bahas Anggaran KUA-PPAS 2022, Masih Sama Dengan Tahun Kemarin, Rp 2 Triliun

1
DPRD Balikpapan

Masalah Pemasangan PJU Mendominasi Di Reses Amin Hidayat

1
PTMB “Reset” Total Jaringan Air di Baru Tengah, Target Air Lancar Sebelum Lebaran

PTMB “Reset” Total Jaringan Air di Baru Tengah, Target Air Lancar Sebelum Lebaran

15 Januari 2026
Tim SAR Sisir 10 Km Sungai Belayan, Korban Kecelakaan Perahu Masih Hilang

Tim SAR Sisir 10 Km Sungai Belayan, Korban Kecelakaan Perahu Masih Hilang

15 Januari 2026
Arus Petikemas Stabil, PT KKT Bidik Arah Baru 2026

Arus Petikemas Stabil, PT KKT Bidik Arah Baru 2026

13 Januari 2026
Korban Tabrak Lari di Jalan Pattimura Alami Patah Kaki

Korban Tabrak Lari di Jalan Pattimura Alami Patah Kaki

9 Januari 2026

Recommended

PTMB “Reset” Total Jaringan Air di Baru Tengah, Target Air Lancar Sebelum Lebaran

PTMB “Reset” Total Jaringan Air di Baru Tengah, Target Air Lancar Sebelum Lebaran

15 Januari 2026
505
Tim SAR Sisir 10 Km Sungai Belayan, Korban Kecelakaan Perahu Masih Hilang

Tim SAR Sisir 10 Km Sungai Belayan, Korban Kecelakaan Perahu Masih Hilang

15 Januari 2026
502
Arus Petikemas Stabil, PT KKT Bidik Arah Baru 2026

Arus Petikemas Stabil, PT KKT Bidik Arah Baru 2026

13 Januari 2026
504
Korban Tabrak Lari di Jalan Pattimura Alami Patah Kaki

Korban Tabrak Lari di Jalan Pattimura Alami Patah Kaki

9 Januari 2026
507
Lintas Raya




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat

Navigasi Website

  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • PPU
  • ADVETORIAL
  • OLAHRAGA
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • BALIKPAPAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • DPRD BALIKPAPAN




© 2021 Lintas Raya Powered by Hosting Rakyat