LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Gairah ekonomi kreatif kembali terasa kuat di Balikpapan. Balikpapan Fest 2025 yang resmi dibuka Kamis malam (6/11), bukan hanya menghadirkan pesta seni dan musik, tetapi juga menjadi ruang besar bagi pelaku UMKM untuk unjuk karya dan membuktikan potensi produk lokal.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa lebih dari 100 tenant UMKM turut meramaikan festival ini. Mereka terdiri dari 90 tenant umum serta 20 tenant dari instansi pemerintah dan komunitas.
“Ada kuliner, dessert, minuman, hingga kriya. Dari jajaran pemerintah kota, Polda Kaltim, Kodam, Polresta, sampai Dharma Wanita ikut serta. Bahkan ada juga dari HDCI yang menampilkan produk khas komunitas motor,” jelas Ratih usai pembukaan.
Besarnya minat membuat Disporapar harus melakukan kurasi lebih ketat tahun ini.
“Dari 287 pendaftar, hanya 90 yang bisa lolos. Antusiasmenya luar biasa, sehingga sekitar 190-an peserta belum bisa kami akomodasi,” ujar Ratih.
Menurutnya, hal ini menandakan semakin berkembangnya pelaku ekonomi kreatif di Balikpapan, sekaligus tantangan untuk menyediakan ruang lebih besar pada tahun-tahun berikutnya.
Festival yang berlangsung hingga Sabtu malam ini ditargetkan mampu menarik 40 ribu pengunjung.
“Hari Kamis mungkin masih landai karena hari kerja. Namun Jumat dan Sabtu kami prediksi jadi puncak kunjungan. Dengan jam buka dari pagi sampai malam, potensi perputaran ekonomi sangat besar,” tambahnya.
Ratih menekankan bahwa Balikpapan Fest bukan hanya agenda hiburan tahunan, tetapi menjadi barometer semangat warga dan kekuatan ekonomi kreatif daerah.
“Melihat antusiasme pengunjung dan UMKM, kami sangat optimistis target tercapai. Ini bukti bahwa warga Balikpapan punya semangat kuat untuk tumbuh bersama,” tutupnya.(*/ADV/Dispora Balikpapan)















