LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek di lapangan guna meningkatkan penyerapan anggaran daerah yang lebih optimal.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, mengungkapkan bahwa secara perencanaan, target penyerapan anggaran sebenarnya telah disusun maksimal hingga 100 persen. Namun, realisasi di lapangan masih menghadapi sejumlah hambatan teknis.
“Kendala utamanya ada pada pelaksanaan. Kadang kontraktor tidak menjalankan pekerjaan sesuai kurva S atau rencana yang sudah ditetapkan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Selain faktor pelaksanaan, kondisi cuaca juga turut memengaruhi progres pekerjaan proyek. Hal ini berdampak pada keterlambatan penyelesaian kegiatan dan berimbas pada tidak terserapnya seluruh anggaran yang telah dialokasikan.
Meski demikian, Yono menilai capaian penyerapan anggaran daerah secara umum masih dalam kategori baik. Berdasarkan akumulasi realisasi, serapan anggaran mendekati angka 90 persen.
“Secara keseluruhan masih cukup baik, karena realisasi kita hampir 90 persen,” jelasnya.
Ke depan, DPRD bersama Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program. Langkah ini dilakukan agar serapan anggaran dapat lebih maksimal pada tahun anggaran berikutnya.
“Evaluasi akan terus dilakukan, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan, supaya ke depan capaian bisa lebih optimal,” pungkasnya.(*/ADV/DPRD BALIKPAPAN)















