LINTASRAYA.COM, BALIKPAPAN — Tiga tahun sejak resmi diperkenalkan, program Sinergi Pemberdayaan Masyarakat Kreatif dalam Pengembangan Pariwisata Balikpapan (SIPERMATA) terus menjelma menjadi salah satu inovasi paling berpengaruh dalam lanskap ekonomi kreatif kota. Digagas oleh Kepala Disporapar Balikpapan, C.I Ratih Kusuma, program ini kini menjadi penghubung utama antara talenta lokal dan peluang besar di sektor pariwisata.
Berangkat dari konsep “ruang bersama”, SIPERMATA memberi panggung bagi ide, karya, dan potensi lokal untuk tumbuh dan dilihat publik. Melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, media hingga pelaku usaha, program ini memperluas jejaring kreatif dan menghidupkan denyut ekonomi baru.
Salah satu wajah keberhasilan itu terlihat jelas di Taman Bekapai. Dari titik yang semula hanya ruang publik biasa, kini berubah menjadi pusat aktivitas kreatif mulai dari panggung seni, festival tematik, hingga event nasional dan internasional. Ruang-ruang ini memperlihatkan bagaimana Balikpapan kini siap menjadi “etalase kreativitas” yang kompetitif.
Inovasi SIPERMATA pun tidak berhenti pada kegiatan. Pada 2024, program ini resmi mengantongi Hak Cipta sebagai upaya melindungi keberlanjutan dan identitasnya. Di tahun yang sama, kawasan aktivitas SIPERMATA juga ditetapkan sebagai bagian dari pengembangan Wisata Halal, mempertegas arah pembangunan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.
Dampak program ini ikut mendorong raihan prestisius Balikpapan di kancah nasional dan internasional. Sejumlah penghargaan seperti Panji Pembangunan Pariwisata, Arindama Kaltim, Asean Clean Tourism Award, Wonderful Indonesia Award, predikat Kota Kreatif Indonesia, serta nominasi International Creative Cities Network, hingga penghargaan kota sehat dan Adipura Kencana menjadi bukti bahwa ekosistem pariwisata daerah ini sedang berada di lintasan yang tepat.
C.I Ratih Kusuma menegaskan bahwa SIPERMATA bukan sekadar program, melainkan pergerakan bersama yang lahir dari kolaborasi akar rumput hingga pemerintah.
“Inovasi tidak mungkin berjalan tanpa dukungan bersama. SIPERMATA hadir sebagai jembatan, dan masyarakat adalah penggeraknya,” ujarnya dalam video resmi Disporapar.
Dengan fondasi yang kian kuat, Disporapar memastikan SIPERMATA akan terus dikembangkan sebagai model pemberdayaan kreatif yang berkelanjutan. Visi akhirnya jelas: menjadikan Balikpapan sebagai kota pariwisata modern yang ramah, inklusif, dan penuh inovasi.
Melalui penyataannya, Disporapar Balikpapan juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Balikpapan dan seluruh masyarakat yang terus menjadi energi utama dalam kemajuan ekonomi kreatif kota. SIPERMATA diproyeksikan tetap menjadi motor penggerak yang melahirkan lebih banyak talenta, peluang, dan dampak positif di masa mendatang.(*/ADV/Dispora Balikpapan)















