BALIKPAPAN, lintasraya.com – Tiga orang pemancing asal Kota Balikpapan dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut selama 13 hari di Selat Makassar, tepatnya di perairan Tanjung Aru, Kabupaten Paser.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta membenarkan informasi tersebut.
Awalnya pihaknya menerima laporan tiga pemancing asal Kota Balikpapan yang dilaporkan belum kembali sejak pergi melaut pada 24 Juli 2022 lalu.
“Setelah menerima laporan kita menggerakkan satu tim rescue dari BPBD kota Balikpapan untuk menuju lokasi,” kata Melki kepada wartawan dalam pers rilisnya, Kamis (4/8/2022).
Ketiga pemancing tersebut yakni Gunadi (47), Ikran (25) dan Jumali (50), warga Jalan Cakalang No 220 RT 22, Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan.
Dari informasi yang diterimanya, ketiga pemancing tersebut berangkat melaut pada Minggu tanggal 24 Juli 2022 sekitar 03.00 Wita.
“Ketiganya berangkat memancing dari Jembatan Manggar menuju perairan Tanjung Aru, Kabupaten Paser,” jelasnya.
Ketiga pemancing pada hari ketiga Selasa, 26 Juli 2022 sempat bertemu dengan seorang nelayan Muhammad (39). Dan pada hari keempat Rabu, 27 Juli 2022 korban bertemu dengan nelayan lainna, Sanu (45).
“Namun hingga hari ini (memasuki hari ke-13), korban bersama kedua rekannya belum kembali. Padahal dari Informasi dari keluarga bahwa biasanya korban pergi memancing 3 sampai 7 hari sudah kembali,” tuturnya.
Tim SAR Balikpapan telah berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.
“Saat ini cuaca sedang berawan, Tim berangkat 6 Orang, pukul 08.25 Wita. Estimasi tiba pukul 11.25 Wita,” pungkasnya. (jan)















