LINTASRAYA.COM, SAMARINDA – Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Dr. Saharuddin, MM, sukses melaksanakan Sidang Promosi Doktor di Universitas Mulawarman. Sidang terbuka yang berlangsung di Gedung ITC lantai 2, Ruang Sidang 32 Program Doktor, menjadi momen bersejarah bagi beliau dalam meraih gelar Doktor.
Dalam sidang tersebut, Dr. Saharuddin mempresentasikan disertasi berjudul “Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia Dalam Menghadapi Persaingan Global Era Society 5.0.” Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kualitas SDM Indonesia agar mampu bersaing dalam era teknologi canggih yang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Society 5.0 membutuhkan SDM yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam memberikan solusi untuk masyarakat,” papar Dr. Saharuddin.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor usaha, dan institusi pendidikan dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan SDM berdaya saing global. Strategi berbasis kebijakan dan pendidikan yang ditawarkan dalam penelitian ini menjadi kontribusi penting bagi pengelolaan SDM Indonesia.
Perjalanan Akademis dan Kepemimpinan
Dr. Saharuddin menyelesaikan pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Makassar dan S2 di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Dalam kariernya sebagai pemimpin Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, ia berhasil membawa perusahaan ke berbagai inovasi, termasuk perbaikan manajemen distribusi air bersih dan adopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi layanan.
Kesuksesannya dalam sidang ini menjadi bukti dedikasi beliau terhadap pengembangan SDM dan inovasi strategis di lingkungan kerja. “Pencapaian ini adalah bentuk tanggung jawab saya untuk terus berkontribusi, baik dalam memimpin perusahaan maupun memajukan bangsa,” ujar Dr. Saharuddin.
Apresiasi dari Banyak Pihak
Sidang promosi ini dihadiri oleh para akademisi Universitas Mulawarman, kolega, serta tokoh masyarakat yang memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Hasil penelitian beliau diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam perumusan kebijakan, khususnya di bidang pengelolaan SDM nasional.
Dengan gelar Doktor ini, Dr. Saharuddin tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovatif tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan SDM unggul di Indonesia.(*/ADV/San)















